google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Infinite Color, Pameran Lukisan Anak Berkebutuhan Khusus di Surabaya

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Surabaya, iKoneksi.com — Kota Pahlawan kembali menjadi tuan rumah bagi perhelatan seni yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga sarat akan makna sosial yang mendalam. Bertempat di ARTOTEL TS Suites Surabaya, pameran bertajuk INFINITE COLOR” resmi dibuka pada Jumat, 4 Juli 2025, dan akan berlangsung hingga 4 Oktober 2025. Pameran ini menjadi ruang inklusif bagi para seniman cilik penyandang autisme, down syndrome, tuna grahita, hingga tuna rungu untuk menunjukkan karya dan jati diri mereka ke hadapan publik.

Sebanyak 42 karya lukis dipamerkan, hasil buah tangan dari 15 anak berbakat yang selama ini kerap luput dari sorotan dunia seni arus utama. Mereka dibimbing oleh Hendrik Barata, seorang seniman dan guru seni yang juga ikut menyumbangkan karya pribadinya dalam pameran ini. Hendrik memfasilitasi proses eksplorasi anak-anak didiknya melalui warna dan bentuk, tanpa batas, tanpa tekanan membebaskan emosi dan perspektif dalam tiap goresan.

Menurut Hendrik, Setiap anak memiliki dunia unik yang tak terbatas. Melalui warna-warna ini, mereka menyampaikan perasaan dan identitas mereka ke dunia luar. Ia menambahkan keterlibatannya bukan sebagai guru yang mengarahkan, melainkan sebagai sahabat dan pendamping yang tumbuh bersama dalam proses artistik.

Inklusi yang Dirasakan dan Dirayakan

Pameran ini dibuka dengan sesi perkenalan bersama media yang menghadirkan Vivin Komalia selaku Ketua Autism Awareness Indonesia (AAI) DPD Jawa Timur, dan Hendrik Barata sebagai pendamping seniman cilik. Acara pembukaan turut dimeriahkan oleh penampilan spesial dari Rizky dan grup musik Touch Heart Band, yang personelnya adalah para remaja penyandang autisme. Penampilan mereka sukses memecah keheningan dan menghangatkan suasana, menjadi bukti bahwa kreativitas dan semangat tak mengenal batas fisik maupun kognitif.

General Manager ARTOTEL TS Suites Surabaya, Teddy Patrick, S.E., M.Par., CHA, menyampaikan ARTOTEL bangga dapat menjadi ruang ekspresi inklusif.

Infinite Color bukan hanya pameran seni, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap keberanian dan kejujuran anak-anak luar biasa ini dalam mengekspresikan diri,” ungkapnya.

Seni yang Bisa Dimiliki, Dukungan yang Bisa Diberikan

Lebih dari sekadar ruang apresiasi, karya-karya dalam “Infinite Color” juga dapat dibeli oleh pengunjung dan kolektor. Pembelian karya menjadi bentuk nyata dukungan terhadap seniman-seniman muda ini agar terus berkarya dan menemukan tempat mereka di dunia seni.

“Melalui pameran ini, publik diajak untuk membuka hati dan mata, menyadari bahwa ekspresi seni tidak terbatas pada estetika akademis semata. Sebaliknya, ia bisa menjadi bahasa universal yang menyuarakan keberanian, ketulusan, dan harapan. “Infinite Color” hadir bukan hanya sebagai pameran seni, melainkan juga sebagai cermin kemanusiaan yang merefleksikan bahwa setiap anak, apapun kondisinya, berhak untuk dilihat, didengar, dan dihargai,” jelas Teddy.

“Pameran ini terbuka untuk umum, dan menjadi kesempatan langka untuk melihat dunia melalui mata anak-anak yang istimewa. Sebuah peristiwa seni yang menyentuh hati, menggugah empati, dan memperluas makna inklusi dalam dunia budaya dan estetika,” tutupnya. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *