google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Jogo Malang Presisi, Keamanan Kota Kini Cukup Lewat WhatsApp

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Upaya menciptakan kota yang aman dan nyaman bagi warganya kini memasuki babak baru. Pemerintah Kota Malang bersama Polresta Malang Kota resmi meluncurkan inovasi keamanan publik berbasis digital yang diberi nama Jogo Malang Presisi by WhatsApp. Aplikasi ini diperkenalkan dalam sebuah acara di Ballroom Sanika Satyawada, Mapolresta Malang Kota, Rabu (7/8/2025), sebagai jawaban atas tantangan penanganan keamanan yang cepat, tepat, dan terjangkau semua lapisan masyarakat.

Sistem terbaru ini lahir dari evaluasi terhadap aplikasi keamanan sebelumnya yang dinilai belum maksimal. Salah satu kendala utama adalah prosedur standar (SOP) yang cukup panjang, membuat sebagian masyarakat enggan menggunakannya. Dengan integrasi ke platform WhatsApp yang sudah akrab di kalangan warga, layanan ini diharapkan mampu memotong birokrasi digital dan memberikan jalur pelaporan yang instan.

Wali Kota Malang, Dr. Ir. H. Wahyu Hidayat, M.M., menegaskan bahwa pemilihan WhatsApp bukan tanpa alasan.

“Hampir semua orang setiap hari membuka WhatsApp. Jadi, kalau pelaporan keamanan bisa dilakukan lewat aplikasi yang sudah jadi bagian hidup masyarakat, warga akan merasa polisi benar-benar ada di samping mereka,” katanya.

Menurut Wahyu, kehadiran fitur ini akan menciptakan rasa aman yang nyata. Dalam situasi darurat, warga hanya perlu mengirim pesan atau memanfaatkan fitur yang tersedia tanpa repot mengunduh aplikasi tambahan.

“Kalau ada kejadian, tinggal pencet. Langsung bisa lapor. Tidak perlu ribet, dan itu memberi ketenangan,” jelasnya.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, S.H., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa saat ini sekitar 900 personel sudah terhubung dalam sistem Jogo Malang Presisi. Setiap laporan akan dipantau secara real-time oleh pusat kendali, yang kemudian otomatis mengarahkan petugas terdekat ke lokasi kejadian.

“Setiap pergerakan personel tercatat. Begitu laporan masuk, sistem langsung mendeteksi petugas terdekat dan mengirim mereka. Jadi, responnya cepat, tidak perlu menunggu lama,” jelas Nanang.

Salah satu fitur unggulan dari sistem ini adalah tombol panik (panic button) yang dapat diakses langsung melalui WhatsApp. Dengan sekali tekan, titik lokasi pelapor akan otomatis terkirim ke pusat kendali, mempercepat kedatangan petugas.

“Tidak perlu ketik panjang. Kalau mendesak, cukup kirim voice note. Misalnya, ‘Pak, di titik sekian ada kejadian.’ Petugas langsung bergerak,” terang Nanang.

Keunggulan Jogo Malang Presisi tidak berhenti di sektor keamanan saja. Sistem ini juga terhubung dengan layanan publik lain, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan. Kolaborasi lintas sektor tersebut diresmikan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Polresta Malang Kota dan Pemerintah Kota Malang. Artinya, masyarakat dapat melaporkan berbagai permasalahan, mulai dari keamanan hingga lingkungan dan kesehatan, melalui satu pintu layanan.

“Dengan kemudahan akses, respon cepat, dan cakupan layanan yang luas, Jogo Malang Presisi berbasis WhatsApp diharapkan menjadi terobosan signifikan dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan keamanan dan pelayanan publik di Kota Malang. Harapannya, inovasi ini mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan responsif terhadap kebutuhan warga, sekaligus menjadi model keamanan publik yang bisa diadopsi daerah lain di Indonesia,” pungkas Nanang. (05/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *