google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kebakaran Minibus Hebohkan Warga Kota Batu Saat Subuh

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com- Kota Batu kembali digemparkan dengan insiden kebakaran sebuah mobil minibus yang terjadi pada Selasa dini hari (22/4/2025) sekitar pukul 04.45 WIB. Peristiwa itu berlangsung di Jalan Agus Salim, tepatnya di belakang Rumah Sakit Islam Kota Batu, saat sebagian besar warga masih terlelap atau bersiap menjalankan ibadah salat Subuh. Kobaran api yang membakar kendaraan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar dan menjadi viral di media sosial.

Mobil minibus dengan nomor polisi N 1063 UA itu dilalap si jago merah dalam waktu singkat. Saat kejadian, tak satu pun pemilik atau sopir kendaraan berada di tempat, sehingga identitas pelaku atau pemilik kendaraan belum dapat dipastikan. Situasi ini pun memunculkan berbagai dugaan dan spekulasi, apalagi setelah pihak kepolisian mengindikasikan bahwa mobil tersebut kemungkinan besar membawa bahan bakar minyak (BBM) dalam jumlah berlebih.

Dugaan Bawa BBM Jadi Titik Awal Penyelidikan

Kepala Kepolisian Sektor Batu, AKP Anton, dalam keterangannya membenarkan insiden kebakaran tersebut. Ia menyampaikan saat kejadian, kondisi jalan masih sangat sepi dan sebagian besar warga masih berada di masjid untuk melaksanakan ibadah Subuh. Hal ini diduga membuat api dengan cepat membesar sebelum sempat diketahui dan ditangani warga sekitar.

“Betul telah terjadi kebakaran sebuah minibus di Jalan Agus Salim. Api telah berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar Kota Batu, dan Unit Identifikasi dari Polres Batu telah selesai melaksanakan olah TKP,” jelas AKP Anton.

Ia menambahkan, proses penyelidikan kini sedang berjalan, sementara barang bukti berupa kendaraan yang terbakar telah diamankan di Mapolsek Batu.

“Indikasi awal dari kepolisian menyebutkan kendaraan tersebut mengangkut BBM dalam jumlah yang tidak wajar. Hal ini tentu memicu dugaan bahwa minibus tersebut mungkin digunakan untuk aktivitas ilegal, seperti penimbunan atau distribusi BBM non-resmi,” tutur Anton.

Pemadam Kerahkan Empat Unit Kendaraan

Begitu informasi kebakaran diterima, petugas Damkar Kota Batu bergerak cepat. Satu unit mobil supply dan tiga unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi. Mereka harus bekerja keras hampir satu jam penuh untuk menjinakkan api yang membakar habis bagian depan hingga belakang kendaraan.

“Upaya pemadaman dilakukan dengan sigap, dan api berhasil dikuasai sebelum merambat ke area pemukiman di sekitar lokasi kejadian. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun ketegangan sempat menyelimuti warga sekitar yang terbangun karena suara ledakan dan nyala api besar dari kendaraan,” jelas Anton..

Pemilik Mobil Masih Misterius, Polisi Telusuri Jejak

Hingga berita ini diturunkan, pemilik kendaraan belum diketahui identitasnya. Ketidakhadiran pemilik di lokasi saat mobil terbakar menambah teka-teki dalam penyelidikan kasus ini. Polisi masih menelusuri data kendaraan berdasarkan plat nomor dan berkoordinasi dengan pihak Samsat untuk mengetahui pemilik sah kendaraan tersebut.

Viralnya video kebakaran ini di media sosial juga menjadi bahan analisis tambahan bagi polisi. Beberapa warga yang merekam kejadian sejak awal turut dimintai keterangan untuk membantu penyelidikan lebih lanjut.

Upaya Penindakan Kasus BBM Ilegal Diperkuat

Jika benar mobil tersebut digunakan untuk membawa BBM ilegal, maka peristiwa ini menambah daftar panjang kasus-kasus distribusi bahan bakar tanpa izin yang belakangan marak di sejumlah wilayah di Jawa Timur. Pihak kepolisian menyatakan akan serius menangani kasus ini hingga tuntas.

“Kami akan terus telusuri, siapa pemilik kendaraan dan dari mana asal BBM yang dibawa. Ini penting untuk memastikan tidak ada jaringan penyalahgunaan BBM di wilayah hukum Kota Batu,” tegas Anton.

Peristiwa ini ditekankan Anton menjadi pengingat keras bagi masyarakat akan bahaya membawa bahan bakar dalam jumlah besar tanpa pengamanan standar. Selain mengancam keselamatan jiwa, tindakan tersebut juga dapat menyeret pada jeratan hukum yang berat.

“Kami mengimbau agar warga segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan terkait distribusi BBM di wilayahnya,” tukas Anton. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *