google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kecelakaan Maut di Tol Cisumdawu Menewaskan Tiga Orang

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Cirebon, iKoneksi.com – Pada Selasa (29/4/2025), sebuah kecelakaan tragis terjadi di Jalan Tol Cisumdawu yang melibatkan kendaraan travel yang melaju dari arah Bandung menuju Cirebon. Kecelakaan tersebut mengakibatkan tiga orang penumpang meninggal dunia dan beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka. Pihak kepolisian berhasil mengidentifikasi ketiga korban yang tewas, meskipun proses identifikasi sempat terkendala karena tidak adanya identitas di tubuh korban.

Proses Identifikasi Korban yang Sulit

Kasat Lantas Polres Sumedang, AKP Mochamad Ali, menyampaikan ketiga korban meninggal dunia tersebut adalah Cesar Aritonang (32) warga Bandung, Adhimas Arya Sena (24) warga Cirebon, dan Adip (31) warga Bandung. Ketiga korban mengalami luka parah di bagian kepala akibat benturan keras dalam kecelakaan tersebut.

“Betul, ketiga korban tersebut adalah penumpang dari kendaraan travel yang mengalami kecelakaan. Semua korban mengalami luka serius di bagian kepala yang menyebabkan kematian,” jelas Ali.

Identifikasi korban ternyata tidak semudah yang diperkirakan. Ia mengungkapkan timnya mengalami kesulitan karena tidak adanya identitas di tubuh korban. Beberapa di antara korban bahkan menggunakan KTP orang lain saat mendaftar di travel. Hal ini menyebabkan kebingungannya semakin dalam. Untuk memastikan identitas korban, tim Inafis dari Polres Sumedang akhirnya dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Ada yang menggunakan KTP saudaranya saat mendaftar, sementara yang berangkat adalah korban. Proses identifikasi memerlukan ketelitian lebih, sehingga kami membutuhkan waktu hingga tim Inafis membantu mengungkap data-data korban,” jelas Ali.

Data Penumpang dan Sopir yang Terlibat dalam Kecelakaan

Selain korban tewas, pihak kepolisian juga mengungkapkan bahwa total penumpang yang berada di dalam kendaraan travel tersebut ada sembilan orang, termasuk sopir. Tiga di antaranya meninggal dunia, sementara enam lainnya mengalami luka-luka. Beberapa korban luka-luka dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Dari total sembilan orang, tiga meninggal dunia, enam lainnya luka-luka. Beberapa penumpang yang selamat sudah dibawa oleh keluarga mereka, dan saat ini kondisinya sudah mulai membaik,” kata Ali.

Identifikasi lebih lanjut mengungkapkan nama-nama penumpang yang selamat, seperti Moh Syahrul Mubarok (21), Mulyati (65), Egi Anggara Syahputra (30), Awang Suryadharmawan (64), dan Iwan Hermawan (46). Beberapa di antaranya berasal dari wilayah Cirebon, Garut, dan Bandung.

Kronologi Kecelakaan dan Dugaan Penyebabnya

Kapolres Sumedang, AKBP Joko Dwi Harsono, menjelaskan kronologi kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa tersebut. Berdasarkan penyelidikan sementara, kendaraan travel dengan nomor polisi D-7838-AV bergerak dengan kecepatan tinggi dan diduga sopirnya kurang berkonsentrasi saat mengemudi. Kecelakaan terjadi ketika kendaraan travel mencoba menyalip sebuah truk Fuso box yang sedang berjalan di depan.

“Kendaraan travel diduga ingin menyalip truk Fuso yang berada di depannya. Namun, sopir travel kurang memperhatikan situasi, sehingga terjadi tabrakan hebat. Tidak ada tanda-tanda pengereman yang ditemukan di lokasi kejadian,” jelas Joko.

Ia menduga penyebab kecelakaan adalah kelelahan sopir yang mengantuk atau kehilangan konsentrasi saat mengemudi. Kecepatan tinggi dan kurangnya kewaspadaan menjadi faktor utama yang memicu kecelakaan maut tersebut.

“Kami masih terus menyelidiki lebih lanjut untuk memastikan faktor-faktor lain yang mungkin berperan dalam kecelakaan ini,” ungkapnya.

Tindak Lanjut dan Dampak dari Kecelakaan

Kecelakaan ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, khususnya pengelola transportasi umum dan sopir travel, tentang pentingnya kewaspadaan dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas. Ali juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan terus menyelidiki lebih lanjut mengenai kecelakaan ini untuk memastikan tidak ada kelalaian yang membahayakan nyawa orang lain.

“Kecelakaan maut ini menambah panjang daftar kecelakaan tragis di jalan tol, yang sering kali dipicu oleh faktor kelalaian manusia. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam berkendara, terutama dalam perjalanan jauh. Kapolres Sumedang juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan dan kewaspadaan saat berada di jalan raya. Dengan kejadian ini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas dan menjaga keselamatan diri serta orang lain saat mengemudi,” tandas Ali. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *