google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kisah Bayu Rekso Aji, Anggota DPRD Kota Malang yang Sukses Bangun Bisnis Aqiqah dari Nol

  • Bagikan
filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (0.4922481, 0.4922481); modeInfo: ; sceneMode: Auto; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Di tengah padatnya aktivitas sebagai anggota DPRD, Bayu Rekso Aji tetap konsisten mengelola bisnis kuliner dan layanan aqiqah yang ia rintis dari nol. Usaha bernama Ibalibul Aqiqah Catering itu kini telah berkembang menjadi salah satu penyedia jasa aqiqah yang bertahan hampir dua dekade.

Perjalanan Bayu membangun usaha tidak instan. Ia memulai dari titik sederhana, bahkan penuh ketidakpastian, sebelum akhirnya mampu mengembangkan bisnis yang kini menyerap puluhan tenaga kerja.

Resign dan Mulai dari Nol

Kisah ini bermula pada 2004, saat Bayu memutuskan mengundurkan diri dari pekerjaan lamanya. Keputusan tersebut membawanya pada fase pencarian, mencoba berbagai peluang usaha untuk bertahan. Ia sempat berdagang di pasar, sebelum akhirnya menemukan celah di sektor kuliner. Dari perkenalan dengan rekan yang berjualan daging kambing, Bayu mulai merintis usaha warung sate sederhana.

Langkah itu menjadi titik awal perjalanan panjangnya di dunia usaha.

“Waktu itu saya mencoba saja. Dari jualan sate, pelan-pelan berkembang,” tutur dia

Transformasi Jadi Bisnis Aqiqah

Dari usaha kecil tersebut, Bayu mulai melihat peluang yang lebih besar. Permintaan pasar terhadap layanan aqiqah yang praktis dan terkelola dengan baik menjadi momentum yang ia manfaatkan. Warung sate yang awalnya hanya melayani pembeli harian kemudian berkembang menjadi layanan katering berbasis aqiqah. Transformasi ini menjadi titik balik penting dalam perjalanan bisnisnya.

Seiring waktu, Ibalibul Aqiqah Catering tidak hanya menyediakan olahan daging, tetapi juga paket layanan lengkap yang memudahkan pelanggan.

Prinsip Bisnis: Jalan Dulu, Evaluasi Kemudian

Bagi Bayu, dunia usaha tidak selalu membutuhkan perencanaan yang terlalu rumit. Ia lebih percaya pada keberanian mengambil peluang.

“Kalau ada peluang, dijalani dulu. Nanti satu atau dua tahun dievaluasi,” lugas dia.

Pendekatan tersebut menjadi prinsip yang ia pegang dalam mengembangkan bisnis. Fleksibilitas dan keberanian mengambil risiko dinilai menjadi faktor penting dalam menghadapi dinamika usaha.

Berkembang dan Serap Puluhan Tenaga Kerja

Setelah hampir 20 tahun berjalan, usaha yang dirintis Bayu kini telah berkembang signifikan. Bisnisnya mampu menyerap sekitar 25 karyawan dan terus beroperasi secara stabil.

“Pertumbuhan ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan pribadi, tetapi juga kontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja di tingkat lokal. Dalam konteks ekonomi daerah, keberadaan usaha seperti ini menjadi bagian dari penggerak sektor UMKM yang terus bertahan di tengah persaingan,” terangnya.

Tetap Mengontrol di Tengah Kesibukan DPRD

Meski kini mengemban amanah sebagai wakil rakyat, Bayu memastikan bisnisnya tetap berjalan dengan baik. Ia mengaku tidak lagi terlibat langsung dalam operasional harian, namun tetap memegang kendali.

“Saya lebih mengarahkan. Operasional dijalankan tim, tapi tetap saya pantau,” beber dia.

Jika memiliki waktu luang dari agenda DPRD, ia menyempatkan diri turun langsung ke lokasi usaha. Sementara itu, koordinasi rutin dilakukan melalui komunikasi digital dengan tim.

Karier Politik yang Tidak Instan

Perjalanan Bayu di dunia politik juga tidak berlangsung mulus. Ia telah bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera sejak 2003 dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Namun, langkah menuju kursi legislatif sempat terhenti setelah mengalami kegagalan pada Pemilu 2014. Baru pada Pemilu 2019, Bayu berhasil terpilih sebagai anggota DPRD Kota Malang. Pengalaman tersebut memperlihatkan proses dalam politik, seperti halnya bisnis, membutuhkan ketekunan dan konsistensi.

Menjaga Keseimbangan Dua Dunia

Kini, Bayu menjalani dua peran sekaligus: sebagai pengusaha dan sebagai wakil rakyat. Dua dunia yang berbeda itu ia jalani dengan pendekatan yang sama komitmen dan kerja keras. Baginya, baik bisnis maupun politik menuntut tanggung jawab yang tidak bisa dijalankan setengah hati.

Kisah Bayu menjadi gambaran bahwa keberhasilan tidak selalu datang dari jalur instan, melainkan melalui proses panjang yang penuh dinamika.

Inspirasi dari Ketekunan dan Keberanian

Perjalanan dari warung sate hingga menjadi pemilik bisnis aqiqah yang berkembang menunjukkan bahwa peluang dapat datang dari mana saja. Dengan keberanian mencoba dan konsistensi menjaga usaha, Bayu mampu membangun fondasi yang kuat, baik di dunia bisnis maupun politik.

“Kisah saya sekaligus menjadi refleksi kerja keras dan komitmen tetap menjadi kunci utama dalam meraih keberhasilan,” tandas Bayu.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *