google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kolaborasi Strategis: Bupati Simalungun dan Kemenag Satukan Visi

  • Bagikan
banner 468x60

Kabupaten Simalungun, iKoneksi.com — Dalam semangat membangun “Tanoh Habonaron Do Bona” menuju Simalungun yang lebih maju, Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, mengajak Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Simalungun untuk berkolaborasi lebih erat. Ajakan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Kemenag Simalungun, Dr. H. Bahrum Saleh, di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Pamatang Raya, pada Rabu (9/7/2025).

Sinergi untuk Pembangunan Daerah

Dalam pertemuan tersebut, Anton menegaskan pentingnya peran Kemenag dalam mendukung pembangunan daerah, tidak hanya dari sisi spiritual dan keagamaan, tetapi juga dalam memperkuat harmoni sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Untuk membangun Kabupaten Simalungun tidak cukup hanya dari sisi infrastruktur, tetapi butuh kekuatan kolaborasi antar-instansi. Kemenag adalah mitra strategis dalam menjaga kerukunan dan mendukung program kemasyarakatan,” tegas Anton.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi atas kesuksesan Kemenag dalam memfasilitasi keberangkatan dan kepulangan jamaah haji asal Simalungun.

“Seluruh jamaah berangkat dan kembali dalam keadaan sehat. Ini bukan pekerjaan mudah dan kami sangat mengapresiasi profesionalisme Kemenag,” katanya.

Permohonan Strategis Kemenag

Dalam kesempatan yang sama, Kakan Kemenag Simalungun, Bahrum Saleh melaporkan beberapa hal penting, salah satunya adalah permohonan hibah lahan untuk 12 Kantor Urusan Agama (KUA) di berbagai kecamatan seperti Pane, Jorlang Hataran, Bosar Maligas, hingga Ujung Padang.

“Lahan tempat berdirinya KUA saat ini masih berstatus milik Pemkab. Kami tidak bisa melakukan pembangunan permanen jika belum dihibahkan secara sah,” jelas Bahrum.

Selain itu, ia juga menyampaikan perlunya percepatan penerbitan SK Panitia Hari Besar Islam (PHBI), pelantikan pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang telah ditetapkan namun belum dilantik, serta pembentukan Badan Wakaf Kabupaten Simalungun.

“Sejauh ini, hanya Kabupaten Simalungun dan Nias di Sumatera Utara yang belum melantik Baznas. Hal ini tentu harus segera ditindaklanjuti agar pengelolaan zakat berjalan tertib dan tepat sasaran,” ucapnya.

Tindak Lanjut dari Pemkab

Menanggapi permohonan tersebut, Anton langsung menginstruksikan Kabag Kesra, Sulaika Gultom, untuk segera menindaklanjuti permohonan hibah lahan KUA dan pengurusan SK PHBI serta pelantikan Baznas.

“Kami akan bergerak cepat. Kita ingin zakat, wakaf, dan kegiatan keagamaan bisa berjalan dengan tertib, terkoordinasi, dan berdampak langsung kepada masyarakat,” tutur Anton.

Hadir dalam Pertemuan

Pertemuan strategis ini turut dihadiri oleh Plt Sekda Kabupaten Simalungun, Albert R. Saragih, Kabag Kesra Sulaika Gultom, dan Kepala KUA Kecamatan Raya, Zulfahri Hasibuan. Kolaborasi lintas institusi ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran keagamaan dalam pembangunan Simalungun.

“Dengan semangat kebersamaan dan sinergi antar-lembaga, Pemkab dan Kemenag Simalungun menunjukkan komitmennya untuk membangun masa depan daerah secara lebih inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Anton. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *