google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kota Batu Mantap Jadi Tuan Rumah Sport Tourism Internasional

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com – Kota Batu kembali menorehkan prestasi sebagai tuan rumah ajang bertaraf internasional melalui penyelenggaraan Batu International Sport Tourism Festival (BISTF) dan International Paragliding Accuracy Championship (IPAC) 2025. Kedua ajang prestisius itu resmi ditutup pada Minggu, 20 Juli 2025, dengan hasil memuaskan dari segi teknis, partisipasi, maupun antusiasme publik.

Wali Kota Batu, Nurochman, hadir langsung dalam penutupan dan menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. Ia menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan bentuk nyata strategi Pemkot Batu dalam membangun konektivitas global.

“Ini adalah bagian dari diplomasi budaya dan ekonomi. Kota Batu terbuka untuk dunia. Kejuaraan ini membuktikan kesiapan kami menjadi tuan rumah event internasional,” tegas Nurochman.

Batu Jadi Sorotan Dunia Paralayang

Ajang IPAC 2025 sendiri berlangsung selama 12 putaran dan masuk dalam kategori 2 World Paragliding Ranking System (WPRS). Hal ini menjadikan Indonesia, khususnya Kota Batu, sebagai salah satu titik penting dalam peta olahraga dirgantara dunia. Kehadiran atlet dari berbagai negara Asia dan Eropa memperkuat daya tarik dan kredibilitas penyelenggaraan.

Ketua Pengprov FASI Jawa Timur, Arief Eko Wahyudi, menyebut IPAC 2025 sebagai momen penting bagi penguatan posisi Indonesia dalam dunia paralayang, terutama dalam nomor akurasi di mana Indonesia kini berada di peringkat keenam dunia.

Tak hanya berorientasi pada prestasi, ajang ini juga menjadi medium memperkuat jejaring internasional, promosi potensi wisata dirgantara, serta membangun hubungan antarnegara. Hal ini turut diamini oleh Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, yang diwakili oleh Kadispotdirga Lanud, Kolonel Koonst Donnel S.

“Kejuaraan ini menunjukkan kesiapan teknis dan potensi luar biasa dari Kota Batu. Ini bukan hanya soal olahraga, tapi tentang positioning Batu dalam panggung dunia,” katanya.

Infrastruktur dan Komitmen Jangka Panjang

Nurochman juga menegaskan bahwa Pemkot tengah mempercepat pengembangan infrastruktur olahraga sebagai bagian dari visi jangka panjang menjadikan Kota Batu sebagai pusat pelatihan dan kompetisi berskala nasional. Pembangunan Pusat Olahraga representatif dan dukungan terhadap event lokal seperti Liga Desa menjadi salah satu wujud konkret pembinaan atlet sejak dini.

“Kami ingin setiap kompetisi menjadi bagian dari proses mencetak atlet unggulan yang berakar dari desa-desa, namun berorientasi global,” ungkap Cak Nur sapaan akrabnya.

Sportivitas, Solidaritas, dan Harapan Masa Depan

Ajang ini ditekankan Cak Nur tidak hanya menyuguhkan ketegangan dan kompetisi, tetapi juga atmosfer persahabatan. Kemenangan atlet Malaysia dalam salah satu kategori menjadi lambang semangat solidaritas antarbangsa yang terbangun dalam event ini.

Pemerintah Kota Batu pun menyatakan komitmennya untuk menjadikan BISTF dan IPAC sebagai event rutin tahunan yang terus berkembang, baik dari sisi partisipasi, skala, maupun kualitas penyelenggaraan.

“Kami berharap para peserta membawa pulang cerita positif tentang keramahan, keindahan alam, dan kolaborasi dari Kota Batu,” tutup politisi PKB itu. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *