google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kota Malang Raih Penghargaan ASEAN Tourism Award 2026

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Kota Malang kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Kota pendidikan ini dinobatkan sebagai peraih penghargaan pariwisata bersih tingkat Asia Tenggara dalam ajang ASEAN Tourism Award 2026. Penghargaan tersebut diterima Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, sebagai representasi Pemerintah Kota Malang.

Pengumuman pemenang dilakukan pada 30 Januari 2026, setelah melalui proses penilaian yang dimulai sejak Oktober 2025. Kota Malang berhasil keluar sebagai nominator pertama dalam kategori Clean Tourism Destination, mengungguli sejumlah daerah lain di Indonesia dan Asia Tenggara.

“Untuk penghargaan level Asia Tenggara di kategori pariwisata, ini baru pertama kali Kota Malang meraih,” kata Baihaqi.

Dalam ajang tersebut, Indonesia mengirimkan lima daerah sebagai nominator. Selain Kota Malang, empat daerah lain yang turut masuk nominasi yakni Surakarta, Gianyar, Bukittinggi, dan Tomohon. Dari kelima daerah tersebut, Kota Malang dinilai paling menonjol dalam penerapan konsep pariwisata bersih dan berwawasan lingkungan.

Baihaqi menjelaskan, ASEAN Tourism Award merupakan program tahunan negara-negara Asia Tenggara yang bertujuan mendorong peningkatan kualitas sektor pariwisata kawasan. Fokus utama penilaian meliputi kebersihan destinasi, pengelolaan lingkungan, kenyamanan wisatawan, serta kolaborasi antar pemangku kepentingan.

“Penilaian dimulai Oktober 2025 dan diumumkan Januari 2026. Ini program Asia Tenggara untuk mendorong pariwisata kawasan agar semakin kompetitif sebagai tujuan wisata dunia,” sebut dia.

Prestasi ini, kata Baihaqi, menjadi pengakuan atas upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Malang dalam membangun sektor pariwisata yang ramah lingkungan. Mulai dari penataan kawasan wisata, pengelolaan sampah, peningkatan kebersihan ruang publik, hingga edukasi kepada pelaku industri pariwisata.

Ia menegaskan, tantangan ke depan bukan hanya mempertahankan penghargaan, tetapi juga meningkatkan kualitas pariwisata agar tetap relevan dan berdaya saing.

“Mempertahankan itu lebih sulit daripada merebut. Maka kolaborasi menjadi kunci,” sebut dia.

Menurut Baihaqi, seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, pelaku usaha pariwisata, komunitas, hingga masyarakat harus bersinergi menjaga citra Kota Malang sebagai destinasi yang bersih, aman, dan nyaman.

“Pengakuan ini menjadi tanda keberhasilan sekaligus tanggung jawab. Kota Malang harus terus menjadi tujuan wisata nasional dan internasional yang nyaman, aman, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia berharap capaian ini dapat memperkuat posisi Kota Malang sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.

“Dengan penghargaan ini, Kota Malang tidak hanya membawa nama Jawa Timur di tingkat Asia Tenggara, tetapi juga menegaskan komitmennya terhadap pembangunan pariwisata yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan,” tandasnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *