google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Luhut Dorong TSTH2 Jadi Pusat Bibit Nasional

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Humbahas, iKoneksi.com – Taman Sains Teknologi Herbal Hortikultura (TSTH2) di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) kembali menjadi sorotan nasional. Kali ini, kunjungan kerja yang dipimpin oleh Ketua Dewan Energi Nasional (DEN) RI, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, membawa rombongan pejabat tinggi dari berbagai provinsi di Indonesia, Selasa (15/4/2025). Tujuannya jelas: menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam menjadikan TSTH2 sebagai pusat unggulan riset dan produksi bibit nasional.

Rombongan Elite Hadiri Kunjungan Strategis

Luhut tidak datang sendiri. Ia didampingi oleh Penjabat Gubernur Papua Mayjen TNI (Purn) Ramses Limbong, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, serta para wakil gubernur dan perwakilan dari provinsi lainnya, termasuk Papua Pegunungan dan Papua Selatan. Hadir pula Bupati Toba Effendi Sintong Panangian Napitupulu, Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Lumbantoruan, serta sejumlah tokoh penting lainnya dari lintas provinsi dan lembaga.

Kehadiran mereka disambut langsung oleh Bupati Humbahas, Dr. Oloan Paniaran Nababan, bersama Plt. Kapolres Humbahas Kompol Muslim Amin, para kepala dinas, tokoh masyarakat, dan akademisi.

TSTH2: Pilar Baru Pertanian dan Sains Indonesia

Dalam sambutannya, Bupati Humbahas, Oloan P. Nababan menyampaikan TSTH2 bukan sekadar lahan pertanian biasa. Lokasi ini telah dirancang sebagai pusat riset herbal dan hortikultura yang menggabungkan teknologi canggih, termasuk rekayasa genetika (genomic), untuk menghasilkan bibit unggul bagi masa depan pertanian Indonesia.

“TSTH2 bukan hanya kebanggaan Humbahas, tapi juga harapan nasional untuk kemajuan pertanian dan pengembangan obat-obatan herbal. Dengan dukungan pemerintah pusat, kami siap menjadikan lokasi ini sebagai pusat bibit unggul nasional,” tutur Oloan dengan penuh semangat.

Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program Food Estate serta berharap Luhut dapat mendukung realisasi Sekolah Rakyat di Humbahas sebuah program pendidikan alternatif yang menjadi bagian dari misi besar Presiden Joko Widodo.

Luhut: Bibit Unggul adalah Kunci Ketahanan Pangan

Dalam pemaparannya, Ketua Dewan Energi Nasional (DEN) RI, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan pembangunan TSTH2 telah dimulai sejak empat tahun lalu. Ia menegaskan keberhasilan sektor pertanian, terutama dalam menghadapi ancaman krisis pangan global, tidak lepas dari satu faktor penting: bibit unggul.

“Tidak ada yang kebetulan dalam pembangunan ini. Kita butuh sains, kolaborasi, dan kerja keras. Di TSTH2 ini, kita ingin menciptakan industri bibit yang mampu memenuhi kebutuhan nasional, dirancang dengan pendekatan ilmiah dan berbasis pada karakteristik tanah di berbagai wilayah Indonesia,” tegas Luhut.

Ia juga menyampaikan para ahli terbaik bangsa telah dihimpun untuk bekerja di TSTH2, mengintegrasikan hasil riset dari berbagai institusi untuk mendukung ketahanan pangan dan kemandirian bibit nasional.

Kolaborasi Menjadi Kunci Masa Depan

Luhut menekankan pentingnya kolaborasi antar-pemerintah daerah, kementerian, dan pihak swasta untuk mengembangkan TSTH2 lebih jauh. Ia menyebutkan hwa TSTH2 akan menjadi model pertanian modern yang bisa direplikasi di daerah lain.

“Indonesia butuh terobosan. Kita tidak bisa lagi bergantung pada impor bibit. Di sinilah peran TSTH2, menjadi episentrum inovasi pertanian yang berbasis riset dan teknologi,” ucap Luhut menutup sambutannya.

TSTH2 Jadi Harapan Baru Indonesia Timur

Kunjungan ini menurut Oloan bukan hanya menandai pentingnya TSTH2 bagi Humbahas, tapi juga menjadi momentum bagi provinsi-provinsi di Indonesia Timur untuk menjalin kerja sama riset dan pengembangan pertanian. Kehadiran para kepala daerah dari Papua, Maluku, hingga Sumatera Utara membuka peluang integrasi lintas wilayah untuk pengembangan bibit unggul dan herbal khas daerah.

“Dengan dukungan penuh dari tokoh nasional seperti Luhut Binsar Pandjaitan dan pemerintah pusat, TSTH2 diharapkan menjadi simbol kemajuan pertanian berbasis sains di Indonesia. Humbahas tak hanya menyimpan potensi alam, tetapi juga menjadi ladang masa depan ilmu pengetahuan dan ketahanan pangan bangsa,” tukas Oloan. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *