google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Megawati Hadiri Pameran Foto Guntur Soekarnoputra

  • Bagikan
banner 468x60

Jakarta, iKoneksi.com — Suasana Galeri Nasional Indonesia di Jakarta Pusat mendadak terasa istimewa, Sabtu siang (7/6/2025). Pukul 11.00 WIB, Presiden ke-5 Republik Indonesia yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, tiba untuk menghadiri pembukaan pameran foto bertajuk “Gelegar Foto Nusantara 2025: Potret Sejarah dan Kehidupan.” Pameran ini bukan sembarang ajang seni rupa visual. Sebab, seluruh karya yang dipamerkan merupakan hasil bidikan Guntur Soekarnoputra putra sulung Presiden Pertama RI, Soekarno, dan kakak kandung Megawati sendiri.

Kehadiran Megawati di acara ini bukan hanya menjadi simbol dukungan terhadap karya seni sang kakak, tetapi juga menjadi momentum penting yang mempertemukan tokoh-tokoh publik lintas generasi. Bahkan, nuansa kekeluargaan, sejarah, dan kepemimpinan nasional turut terasa kuat di dalamnya.

Megawati Disambut Hangat, Duduk Bersama Para Tokoh Besar

Begitu memasuki area pameran, Megawati langsung menyalami sejumlah tamu undangan yang sudah terlebih dahulu hadir. Tampak senyuman dan kehangatan memancar dari interaksi yang terjalin, mencerminkan kedekatan emosional antara Megawati dan para tokoh yang turut hadir. Di antara deretan tamu penting, tampak wajah-wajah yang tak asing di dunia politik dan kebudayaan nasional.

Megawati kemudian duduk berdampingan dengan Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal (Purn) Try Sutrisno, serta Guntur Soekarnoputra. Ketiganya duduk di barisan depan, menyimak pembukaan pameran yang berlangsung khidmat namun sarat nuansa nostalgia.

Pameran Besar dengan 550 Potret Sejarah dan Kehidupan

Pameran ini menampilkan lebih dari 550 foto hasil jepretan Guntur Soekarnoputra yang dikumpulkan selama 69 tahun masa hidupnya. Guntur, yang dikenal lebih senyap dibanding adik-adiknya dalam urusan politik, ternyata memiliki sudut pandang visual yang tajam dan penuh makna. Foto-foto yang dipamerkan bukan hanya dokumentasi sejarah, tetapi juga potret kehidupan rakyat, alam, dan budaya Indonesia yang kaya dan beragam.

Koleksi yang ditampilkan di Galeri Nasional sejak tanggal 7 hingga 13 Juni 2025 ini seolah menjadi rekam jejak pribadi sekaligus sejarah bangsa. Dengan mengusung tajuk “Gelegar Foto Nusantara,” Guntur tampaknya ingin menghadirkan kilasan tentang pergolakan zaman dan dinamika sosial Indonesia, dari masa ke masa, melalui lensa pribadinya.

Pejabat dan Tokoh Publik Turut Meramaikan

Tak hanya Megawati, acara pembukaan pameran ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan tokoh politik lintas partai. Di antaranya Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Kehadiran mereka menandakan bahwa seni dan sejarah masih menjadi simpul pemersatu di tengah dinamika politik yang kerap tajam.

Beberapa tokoh politik dari internal PDI-P seperti Prananda Prabowo, Ganjar Pranowo, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Ahmad Basarah, dan Ronny Talapessy pun turut hadir. Mereka tampak akrab dan hangat satu sama lain, menyimak satu per satu foto yang dipajang dengan ketertarikan yang mendalam.

Sementara itu, kehadiran pakar pertahanan Connie Rahakundini memberi warna tersendiri dalam keberagaman latar belakang tamu undangan. Hal ini sekaligus menunjukkan betapa luasnya jangkauan pengaruh dan perhatian terhadap karya Guntur Soekarnoputra.

Simbol Kesatuan, Sejarah, dan Rasa Hormat

Lebih dari sekadar pameran seni, Megawati memgungkapkan acara ini menjadi semacam panggung simbolik menyatukan sejarah personal, nasionalisme, dan seni visual dalam satu ruang yang harmonis. Megawati, dalam keheningan dan keteguhannya, tampil bukan hanya sebagai Ketua Umum partai politik, melainkan sebagai sosok yang terus menjaga warisan keluarga dan bangsa.

‘Keikutsertaan para tokoh politik dan budaya juga menjadi isyarat kuat bahwa meski Indonesia tengah diwarnai oleh berbagai polemik dan kontestasi kekuasaan, masih ada ruang di mana seluruh elemen bangsa dapat bertemu dalam semangat persatuan dan salah satunya adalah seni. Gelegar Foto Nusantara bukan hanya pameran. Ia adalah jendela sejarah yang dibuka dari sisi paling personal seorang anak bangsa. Dan Megawati hadir bukan hanya sebagai saksi, tapi juga bagian dari sejarah yang difoto itu sendiri,” pungkas Megawati. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *