google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Melalui Bimtek AI, Diskominfo Kota Malang Dorong Warga Melek Teknologi

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Dalam upaya memperkuat kapasitas digital masyarakat, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk Produktif dan Bijak dengan AI, Kamis (19/6/2025) di Hotel Savana. Kegiatan ini dirancang untuk membekali warga Kota Malang dengan pemahaman mendalam tentang pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara positif, produktif, dan bertanggung jawab.

Sekretaris Diskominfo Kota Malang, Sony Bachtiar, dalam sambutannya menekankan perkembangan teknologi AI saat ini telah menyentuh hampir semua aspek kehidupan. Mulai dari sektor pendidikan, bisnis, hingga layanan publik kini tak lepas dari sentuhan kecerdasan buatan.

“Menurut laporan McKinsey tahun 2024, nilai pasar AI global diperkirakan menembus angka 370 miliar dolar AS pada 2025,” ungkap Sony.

Namun demikian, ia menyadari pemanfaatan AI belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat luas. Tak sedikit pekerja yang belum memahami cara kerja AI atau bahkan khawatir akan tergantikan oleh teknologi tersebut. Sony menyebut, jika hal ini dibiarkan tanpa edukasi yang tepat, maka jurang ketimpangan pengetahuan dan ekonomi bisa semakin melebar.

“Masyarakat tidak boleh hanya menjadi penonton dalam gelombang transformasi digital ini. Mereka harus dibekali dengan keterampilan dan pengetahuan agar dapat memanfaatkan AI secara cerdas, etis, dan berdampak positif,” tegasnya.

Bimtek ini diikuti oleh warga dari berbagai kelurahan di Kota Malang. Para peserta merupakan perwakilan masyarakat hasil usulan dari forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), yang secara aktif dipilih untuk menjadi agen literasi digital di lingkungannya masing-masing.

Dua narasumber dihadirkan untuk memperkuat pemahaman peserta: M. Ziaelfikar Albaba dari kalangan praktisi digital, serta content creator lokal yang dikenal luas, Muhammad Choirul Anam alias Bhaot Sudanco. Keduanya berbagi perspektif praktis mengenai bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara bijak dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk mendukung usaha mikro, pendidikan daring, maupun produksi konten digital yang bermanfaat.

Sony berharap, kegiatan ini dapat mendukung visi besar Pemerintah Kota Malang menuju kota yang “Mbois dan Berkelas,” dengan masyarakat yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam pembangunan digital yang inklusif dan berkelanjutan.

“Dengan adanya Bimtek ini, Kota Malang menegaskan komitmennya menjadi kota cerdas (smart city) yang mampu mengintegrasikan kemajuan teknologi dengan kehidupan sosial masyarakatnya secara harmonis. Masyarakat yang teredukasi dan adaptif adalah kunci untuk menjawab tantangan zaman yang terus berubah,” tandasnya. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *