google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menjaga Hubungan Pusat dan Daerah, Wakil Bupati Labura Dampingi Kunker Menteri Pertanian

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Labuhanbatu Utara, iKoneksi.com – Wakil Bupati Labuhanbatu Utara, Dr. H. Samsul Tanjung, ST., MH, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Hal itu dibuktikan dengan kehadirannya mendampingi kunjungan kerja (kunker) Menteri Pertanian Republik Indonesia ke Kabupaten Humbang Hasundutan pada Rabu (18/6/2025).

Dalam kegiatan penting tersebut, Wakil Bupati Labuhanbatu Utara, Samsul Tanjung hadir bersama Kepala Dinas Pertanian Labura, Drh. Sudarija, MM. Kunker ini juga dihadiri oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional serta Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia. Kehadiran para tokoh nasional hingga perwakilan negara sahabat ini menandakan adanya fokus besar pada sektor pertanian dan kerja sama strategis dalam pengembangannya.

Dorongan Pusat untuk Daerah

Menteri Pertanian RI dalam kunjungan ini menyampaikan sejumlah arah kebijakan yang diharapkan mampu memperkuat kemandirian pangan nasional. Humbang Hasundutan dipilih sebagai salah satu lokasi strategis karena potensinya yang besar di bidang pertanian. Kabupaten ini dinilai bisa menjadi contoh pengembangan kawasan pangan berkelanjutan yang nantinya juga dapat direplikasi di daerah lain, termasuk Labuhanbatu Utara.

Bagi Wakil Bupati Labuhanbatu Utara, Samsul Tanjung, momen tersebut tidak sekadar menghadiri agenda formal. Ia menegaskan bahwa kehadirannya adalah bentuk dukungan penuh pemerintah daerah dalam menyerap program-program pusat, khususnya yang berkaitan dengan penguatan sektor pertanian.

“Pertanian adalah urat nadi perekonomian masyarakat kita. Kehadiran Menteri Pertanian bersama delegasi penting ini menjadi sinyal positif bahwa daerah akan mendapat perhatian lebih dalam peningkatan produksi pangan,” ungkap Samsul kepada iKoneksi.com usai acara.

Harapan untuk Labuhanbatu Utara

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara berharap hasil dari kunker ini mampu membuka peluang kolaborasi konkret, termasuk kerja sama dengan pihak internasional. Dukungan dari Duta Besar Kerajaan Belanda dinilai sangat potensial, mengingat negara tersebut memiliki pengalaman panjang dalam teknologi pertanian modern, pengelolaan lahan, serta peningkatan produktivitas pangan.

Kepala Dinas Pertanian Labura, Drh. Sudarija, MM, menambahkan bahwa kunjungan kerja ini juga menjadi ajang pembelajaran.

“Kita bisa menimba ilmu, pengalaman, sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih luas agar Labura tidak tertinggal dalam program nasional maupun kerja sama internasional di sektor pertanian,” tegasnya.

Menggandeng Semua Pihak

Kunker ini diwarnai dengan diskusi strategis yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Pemerintah pusat menekankan pentingnya keterlibatan daerah dalam mendukung kebijakan pertanian yang inklusif dan berkelanjutan. Sementara dari sisi pemerintah daerah, terutama Labura, kehadiran Samsul menunjukkan kesiapan untuk mengawal program sekaligus memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya petani.

Di akhir acara, Samsul Tanjung menyampaikan optimisme bahwa ke depan, Labuhanbatu Utara bisa menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah mencapai swasembada pangan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap berkolaborasi dengan pusat, mitra swasta, maupun mitra internasional dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat.

Kunjungan Menteri Pertanian bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional dan Duta Besar Kerajaan Belanda ini menjadi tonggak penting bagi daerah-daerah penghasil pangan, termasuk Labuhanbatu Utara. Kehadiran Wakil Bupati Samsul Tanjung di agenda tersebut bukan hanya seremonial, melainkan bukti nyata komitmen pemerintah daerah untuk membawa sektor pertanian ke arah yang lebih maju, modern, dan mampu menjawab tantangan masa depan. (05/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *