google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Merjosari Gegap Gempita, 13 RW Siap Ramaikan Karnaval Budaya

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Warga Kelurahan Merjosari bersiap menampilkan pesta budaya yang memukau dalam Karnaval Budaya Festival Merjosarian 3 pada Sabtu, (12/7/2025). Sebanyak 13 Rukun Warga (RW) dipastikan ambil bagian dalam agenda tahunan yang semakin menjadi sorotan publik ini. Acara akan dimulai pukul 09.00 WIB dengan titik kumpul di Taman Merjosari, dan dipastikan membawa nuansa meriah yang sarat kearifan lokal.

Mengangkat Budaya, Menguatkan Komunitas

Mengusung tema “Bertumpu pada Lokalitas, Menuju Merjosari Cerdas Berkualitas”, Festival Merjosarian 3 bukan sekadar hiburan. Acara ini menjadi simbol pelestarian budaya dan ekspresi rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ketua pelaksana festival, Suryo Tri Harjanto, menegaskan kegiatan ini telah berkembang menjadi ajang penting dalam memperkenalkan potensi seni, budaya, serta UMKM yang tumbuh di tengah masyarakat.

“Festival tahun ini menjadi media memperkenalkan UMKM serta menampilkan seni dan budaya yang berkualitas dengan sentuhan kearifan lokal,” tegas Suryo kepada iKoneksi.com saat ditemui pada Jumat (11/7/2025).

Parade Penuh Warna dan Makna

Setiap RW membawa tema budaya yang berbeda, menghadirkan keunikan tersendiri dalam barisan karnaval. Mulai dari kostum etnik, pertunjukan tari tradisional, hingga atraksi bantengan anak semuanya dirancang untuk mencerminkan keberagaman yang hidup di Merjosari.

“Tahun ini tiap RW membawa tema sendiri. Tidak hanya meriah, tapi juga memperlihatkan keragaman budaya warga Merjosari,” ucap Suryo.

Rute karnaval dimulai dari Taman Merjosari, kemudian menyusuri Jalan Gajayana, melintasi kawasan Dinoyo dan Tlogomas, lalu kembali ke titik awal.

“Kami memperkirakan ribuan warga akan turut menyaksikan langsung pertunjukan yang disiapkan dengan penuh semangat oleh masing-masing RW,” terang Suryo.

Dukungan Pemerintah Kelurahan

Lurah Merjosari, Mohammad Saiful Arif, menyatakan dukungan penuhnya terhadap festival ini. Ia melihat Festival Merjosarian sebagai bentuk nyata sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam merawat budaya serta mengembangkan potensi ekonomi lokal.

“Festival ini menunjukkan bahwa warga Merjosari adalah masyarakat yang kreatif dan mencintai budayanya,” ujarnya.

Ia juga menyebut festival ini sejalan dengan semangat Ngalam Asik dan Ngalam Laris dua program unggulan Kota Malang untuk mendorong kolaborasi warga dan memperkuat ekonomi kreatif.

UMKM Ikut Panen Rejeki

Tak hanya suguhan budaya, Festival Merjosarian juga membuka peluang besar bagi pelaku UMKM. Ratusan stan kuliner, kerajinan tangan, hingga produk aksesori lokal ikut meramaikan gelaran ini. Pengunjung bisa menikmati sajian tradisional sekaligus berbelanja produk khas warga setempat.

Suryo berharap, Festival Merjosarian tidak berhenti di tahun ketiganya ini. Dengan antusiasme yang terus meningkat dari tahun ke tahun, festival ini diharapkan bisa menjadi ikon budaya Merjosari, memperkuat identitas lokal, serta mendorong perputaran ekonomi di tengah masyarakat.

“Ini bukan sekadar karnaval, tapi ruang perjumpaan budaya, kreativitas, dan kebersamaan,” tutup Suryo dengan penuh semangat. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *