google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

MMB 2026, Alfi Nurhidayat: Seni Efektif Tanamkan Nilai Kebangsaan

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com — Ribuan penonton memadati GOR Gajahmada, Kota Batu, saat SMP Muhammadiyah 08 Batu (MUDEBA) menggelar pertunjukan seni budaya bertajuk “MUDEBA Memajukan Bakat (MMB) 2026: A Cultural Historical Epic”, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan dua tahunan ini melibatkan sekitar 600 siswa dan guru, menghadirkan kolaborasi masif seni, sejarah, dan pendidikan karakter.

Panggung utama disulap menjadi ruang belajar hidup yang mengisahkan perjalanan Nusantara dari Sabang hingga Merauke. Melalui konsep “diorama hidup”, para siswa menampilkan rangkaian tari, musik, teater, dan visual budaya daerah yang terhubung dengan narasi sejarah bangsa, termasuk penggambaran semangat persatuan Mahapatih Gajah Mada.

Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 08 Batu, Windra Rizkiyana, menegaskan bahwa MMB bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan media pembelajaran karakter yang menyentuh berbagai dimensi pendidikan.

“MMB adalah pendidikan yang utuh, tidak hanya akademik, tetapi juga kreativitas, kolaborasi, dan kecintaan terhadap budaya bangsa,” kata dia.

Windra menyebut, kolaborasi dengan Dewan Kesenian Kota Batu menjadi langkah strategis untuk memperdalam kualitas artistik sekaligus memperkuat pesan kebangsaan yang ingin disampaikan kepada generasi Z dan Alpha.

“Seluruh rangkaian pertunjukan, meski hanya dipersiapkan dalam waktu dua minggu, tampil terstruktur dan profesional,” sebut dia.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Ir. Alfi Nurhidayat, S.T., M.T., Ph.D., yang mewakili Pemerintah Kota Batu. Dalam sambutannya, Alfi memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif MUDEBA yang dinilai mampu menghadirkan model pendidikan kreatif dan kontekstual.

“Ini contoh nyata bagaimana pendidikan bisa dikemas secara kolaboratif dan menyenangkan, tanpa kehilangan substansi nilai kebangsaan,” kata Alfi.

Menurutnya, pendekatan seni dan budaya seperti MMB sejalan dengan arah kebijakan pendidikan Kota Batu yang mendorong pembelajaran bermakna, partisipatif, dan berakar pada kearifan lokal.

Alfi menekankan, pendidikan tidak boleh terjebak pada capaian akademik semata. Ia menilai, ruang ekspresi seni dan budaya justru menjadi medium efektif untuk menanamkan nilai sejarah, identitas, serta karakter kebangsaan kepada peserta didik sejak dini.

“Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa sekolah mampu menjadi pusat pengembangan karakter, kreativitas, dan nasionalisme. Inilah wajah pendidikan yang ingin kita dorong di Kota Batu,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Batu, Tsalis Rifai, menyebut MMB selaras dengan visi Muhammadiyah dalam membangun manusia berkemajuan. Menurutnya, sekolah harus mampu mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan memiliki kesadaran budaya.

Di balik suksesnya gelaran ini, Ketua Pelaksana Akbar Maulana Mahadi menjelaskan MMB dirancang sebagai metode pembelajaran kolaboratif. Siswa tidak hanya tampil sebagai pengisi acara, tetapi terlibat sejak tahap riset, kurasi, hingga perancangan narasi sejarah.

“Ini bukan sekadar pentas, tetapi proses belajar bersama. Siswa belajar memahami sejarah dan budaya dengan cara menghidupkannya,” ujarnya.

Kolaborasi dengan Dewan Kesenian Kota Batu juga mendapat apresiasi dari ketuanya, Sunarto, yang menilai kualitas interpretasi siswa melampaui ekspektasi.

“Yang kami lihat bukan hanya pertunjukan, tetapi proses pembelajaran budaya yang hidup,” katanya.

Menurut Alfi, MMB kini telah menjadi program unggulan sekaligus identitas SMP Muhammadiyah 08 Batu. Pihak sekolah berharap festival ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lain untuk menjadikan seni dan sejarah sebagai bagian integral proses belajar.

“Dengan suksesnya MMB 2026, MUDEBA kembali menegaskan pendidikan berbasis seni dan budaya mampu menjawab tantangan globalisasi, sekaligus memperkuat akar kebangsaan generasi muda,” tutup Alfi.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *