google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

MTQ Ke-XI dan FSQ Ke-X di Simangalam: Benteng Generasi Muda dari Pengaruh Negatif

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Labuhanbatu Utara, iKoneksi.com – Semarak Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XI dan Festival Seni Qasidah (FSQ) Ke-X tingkat Kecamatan Kualuh Selatan menggema di Desa Simangalam, Rabu (12/2/2025). Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Labuhanbatu Utara, Dr. Hendri Yanto Sitorus, S.E., M.M., yang didampingi oleh Wakil Bupati Dr. H. Samsul Tanjung, S.T., M.H. Kehadiran berbagai pejabat penting, termasuk Sekretaris Daerah H. Dr. Muhammad Suib, S.Pd., M.M., perwakilan Kementerian Agama RI, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), semakin menambah khidmat perhelatan ini.

Dalam sambutannya, Bupati Labuhanbatu Utara, Hendri Yanto Sitorus menegaskan MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah strategis untuk membangun generasi muda yang berakhlak mulia dan berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an. Menurutnya, perkembangan zaman yang semakin cepat membawa tantangan besar bagi generasi muda, terutama di era digital yang penuh dengan pengaruh negatif.

“Perkembangan teknologi dan informasi membawa dampak besar dalam kehidupan kita. Jika tidak dibarengi dengan pemahaman agama yang kuat, generasi muda kita bisa terpengaruh oleh hal-hal yang merugikan. Oleh karena itu, MTQ ini menjadi benteng yang kokoh dalam menjaga moral dan akhlak anak-anak kita,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Tidak hanya sekadar membaca dan melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an, MTQ juga menjadi ajang pembentukan karakter dan pembelajaran mendalam tentang makna yang terkandung dalam setiap ayat. Festival Seni Qasidah (FSQ) yang turut digelar juga menjadi wadah untuk menyalurkan bakat seni Islami, sehingga generasi muda dapat mengembangkan kreativitas mereka dalam lingkup religius.

“Antusiasme masyarakat dalam menyambut acara ini begitu tinggi. Ratusan peserta dari berbagai desa dan kelurahan di Kecamatan Kualuh Selatan berkompetisi dengan penuh semangat, menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam melantunkan ayat suci Al-Qur’an dan seni qasidah. Keikutsertaan mereka bukan hanya sekadar meraih kemenangan, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian dalam mendalami ilmu agama,” jelasnya.

Hendri berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih mencintai Al-Qur’an serta menjadikannya pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan adanya MTQ dan FSQ, ia optimis bahwa nilai-nilai Islam akan semakin tertanam dalam diri anak-anak muda, membentuk mereka menjadi pribadi yang tangguh dan berintegritas dalam menghadapi tantangan zaman,” terangnya.

Masyarakat setempat juga memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan MTQ dan FSQ ini. Mereka berharap ajang tahunan ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi antarwarga, tetapi juga mampu membawa dampak positif dalam kehidupan beragama di Kecamatan Kualuh Selatan. Semangat kebersamaan yang terjalin di acara ini menjadi bukti bahwa kebudayaan Islam terus berkembang dan tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial masyarakat Labuhanbatu Utara.

“Dengan kesuksesan penyelenggaraan MTQ Ke-XI dan FSQ Ke-X ini, diharapkan akan lahir generasi muda yang tidak hanya fasih dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Sehingga, mereka dapat menjadi pemimpin masa depan yang berlandaskan pada keimanan dan ketakwaan,” tukasnya. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *