google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Musa Rajekshah Masih Teratas, Persaingan APRC Sumut 2026 Makin Ketat hingga SS9

  • Bagikan
banner 468x60

Simalungun, iKoneksi.com – Musa Rajekshah bersama navigator Hervian Soejono masih memimpin klasemen sementara Sumatera Utara Rally 2026 setelah menyelesaikan SS9 pada Leg 2 di kawasan Perkebunan Teh Toba Sari, Kabupaten Simalungun, Minggu (9/8/2026), dengan catatan waktu 1 jam 45 menit 01,5 detik. Posisi tersebut menempatkan Musa di urutan teratas, disusul Ryan Nirwan/Adi Indiarto dan M. Kholilul Rahman/Tri Arjuna, sementara persaingan menuju hasil akhir masih berlangsung ketat.

Berdasarkan unofficial overall result after SS9, Ryan Nirwan/Adi Indiarto berada di posisi kedua dengan waktu 1 jam 48 menit 02,3 detik atau tertinggal 3 menit 00,8 detik dari Musa. Posisi ketiga ditempati M. Kholilul Rahman/Tri Arjuna dengan catatan waktu 1 jam 53 menit 13,0 detik.

Posisi keempat ditempati Muliana Saleh/H. Rizky Fauzi dengan waktu 1 jam 55 menit 39,9 detik. Selanjutnya Samuel J Purba/Tito Pratikto berada di posisi kelima dengan catatan 1 jam 56 menit 19,3 detik.

Sementara posisi keenam hingga kesepuluh masing-masing ditempati Bara Matzichar/A. Rizadhi Agus, A. Sakha Rahim/M. Zaki Supriatna, Aldrian SC/Romy Capri, Dadan Pohang/Muhammad Luthfi, serta Aldio Oekon/Respati Adhi.

Pada Leg 2, para pereli harus melewati tiga Special Stage (SS), yakni SS7 Toba Sari A1 Reverse sepanjang 18,27 kilometer, SS8 Toba Sari B1 Reverse sepanjang 15,15 kilometer dan SS9 Bah Butong 1 Reverse sepanjang 8,73 kilometer.

Musa Rajekshah menjadi yang tercepat pada SS7 dengan catatan waktu 17 menit 07,2 detik. Namun pada SS8, Ryan Nirwan tampil sebagai pereli tercepat dengan waktu 11 menit 28,4 detik.

Ryan kembali mencatatkan waktu tercepat pada SS9 Bah Butong 1 Reverse dengan waktu 6 menit 20,0 detik. Posisi berikutnya ditempati Aldio Oekon dengan catatan 6 menit 25,0 detik dan Musa Rajekshah dengan 6 menit 30,8 detik.

Persaingan semakin terbuka karena sejumlah pereli mengalami kendala di lintasan. Pada SS7, Ryan Nirwan sempat mengalami overshoot di kilometer 2 dan membutuhkan waktu sekitar enam menit untuk melakukan recovery. Selain itu, sejumlah peserta lainnya juga mengalami kendala berupa overshoot, masalah mesin hingga ban depan terlepas.

Secara keseluruhan, sebanyak 41 mobil menjadi starter pada Section 3, sedangkan 35 mobil berhasil menyelesaikan rangkaian lintasan. Kondisi cuaca yang mendung pada pagi hari dan semakin cerah pada siang hari turut memengaruhi karakter lintasan.

Permukaan lintasan yang cenderung rata dan keras menjadi tantangan tersendiri bagi para pereli, terutama ketika kondisi basah yang membuat sejumlah bagian menjadi licin.

Lintasan Bah Butong memiliki karakter relatif lurus dan panjang dengan kontur bergelombang naik-turun. Sementara Toba Sari B memiliki lintasan lebih variatif dengan gundukan serta tikungan melengkung dan pendek. Adapun Toba Sari A memadukan lintasan melengkung dan lurus dengan tiga hairpin atau tikungan tajam.

Ketua Panitia Regional APRC Sumut 2026, Agus Rangkuti, mengatakan persaingan dalam setiap putaran diikuti pembalap nasional dari berbagai daerah yang membawa persiapan terbaik untuk meraih podium sekaligus mengamankan poin klasemen.

Menurut Agus, kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang pembuktian kemampuan pembalap, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan olahraga otomotif nasional.

Ia mengatakan aspek keselamatan peserta dan penonton menjadi perhatian panitia selama pelaksanaan rally. Panitia telah menyediakan ambulans yang dilengkapi dokter atau paramedis serta peralatan pemadam kebakaran untuk mengantisipasi kondisi darurat selama perlombaan.

“Kita panitia wajib memperhatikan masalah keamanan dan keselamatan para peserta serta penonton dan mengadakan koordinasi dengan aparat kepolisian setempat,” pungkasnya.

Agus juga menegaskan panitia berkewajiban memastikan pelaksanaan Sumatera Utara Rally 2026 tetap memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Dengan demikian, jalannya kompetisi tidak hanya mengejar prestasi olahraga, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan dan keberlanjutan lingkungan.

Dengan Musa Rajekshah yang masih berada di posisi teratas hingga SS9, persaingan pada tahapan berikutnya masih berpotensi berubah. Selisih waktu antarpembalap menjadi faktor penting dalam menentukan posisi akhir klasemen Sumatera Utara Rally 2026.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *