google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pemkot Malang Latih ASN Wujudkan Revolusi Pelayanan

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menunjukkan komitmen kuat dalam membenahi tata kelola pemerintahan. Langkah konkret itu ditunjukkan lewat pelatihan bertajuk Leadership dan Penguatan Teamwork Building yang resmi dibuka pada Kamis malam, (15/5/2025). Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas pelatihan, melainkan juga gerakan kolektif untuk merevolusi cara kerja aparatur sipil negara (ASN) demi memberikan pelayanan yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Dibuka langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, dan Sekretaris Daerah (Sekda), Erik Setyo Santoso, pelatihan ini digelar selama tiga hari penuh di Politeknik Angkatan Darat (POLTEKAD) Malang. Kegiatan berlangsung mulai 15 hingga 17 Mei 2025 dan melibatkan seluruh perangkat daerah, mulai dari jajaran sekretariat hingga para lurah.

Pelatihan ASN Sebagai Pilar Perubahan

Dalam sambutannya, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menegaskan pelatihan ini bukan sekadar pengembangan kapasitas individu, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan birokrasi yang adaptif, kompeten, dan kolaboratif. Menurut Wahyu, ASN adalah motor utama pembangunan daerah, sehingga penguatan mentalitas kepemimpinan dan kerja tim sangat diperlukan untuk mempercepat transformasi birokrasi.

“Pelatihan ini menjadi sarana memperkuat fondasi budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan publik. Kami ingin ASN Kota Malang menjadi pribadi yang akuntabel, kompeten, adaptif, serta mampu berkolaborasi dalam menghadirkan solusi nyata bagi warga,” tegas Wahyu.

Ia pun menambahkan bahwa pelatihan ini bukanlah seremoni semata.

“Ini adalah ruang refleksi, tempat di mana kita semua bisa melakukan pembaruan diri. Hasil akhir yang kami inginkan adalah pelayanan yang lebih cepat, efisien, dan proaktif,” ucap Wahyu.

Menghadirkan Narasumber Berkualitas dan Visi Bersama

Untuk memperkuat substansi pelatihan, Pemkot Malang menghadirkan narasumber nasional yang mumpuni. Salah satunya adalah Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, SH., M.H. Dalam pemaparannya, Zudan menekankan pentingnya penyamaan visi antara pimpinan daerah dengan seluruh ASN di lapangan.

“Perlu ada kesinambungan antara perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. ASN tidak boleh stagnan. Harus ada pergeseran dari orientasi sekadar kinerja ke arah produktivitas yang nyata,” ujar Zudan tegas.

Ia menekankan pola kerja ASN harus mengacu pada prinsip plan, do, check agar pembangunan bisa berjalan terarah.

“Jika ingin pelayanan publik berubah, ASN harus siap keluar dari zona nyaman, berinovasi, dan mendekat ke masyarakat. Inilah yang disebut pelayanan yang jemput bola,” tekan Zudan.

Kolaborasi Lintas Jajaran Demi Visi Malang Mbois Berkelas

Kegiatan ini ditegaskan Zudan menjadi medium mempertemukan seluruh pimpinan daerah secara langsung, dari tingkat kota hingga kelurahan. Menurut Zudan, pertemuan seperti ini sangat penting untuk mempercepat pencapaian visi-misi daerah.

‘Visi Menuju Malang Mbois Berkelas melalui program Dasa Bakti tak bisa diwujudkan jika tidak ada sinergi dan penyamaan langkah di setiap tingkatan ASN,” ungkap Zudan.

Brigjen TNI Dr. Triadi Murwanto, SE., MM., selaku Komandan POLTEKAD, turut menyatakan dukungannya terhadap pelatihan yang memadukan aspek kepemimpinan dan kerja sama tim ini. Menurutnya, penguatan karakter ASN merupakan bagian penting dari pembentukan pemerintahan yang kuat dan responsif terhadap kebutuhan rakyat.

Dampak Langsung Bagi Warga Kota Malang

Lebih dari sekadar peningkatan kapasitas internal, pelatihan ini dirancang untuk menghadirkan perubahan nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Malang. Pelayanan publik diharapkan menjadi lebih cepat, efisien, dan humanis. Mulai dari pengurusan administrasi yang mudah dan bebas pungutan, penanganan aduan warga yang responsif, hingga program-program inovatif yang menyentuh masyarakat akar rumput. Wahyu menutup arahannya dengan pesan penting kepada seluruh peserta pelatihan.

“Jadilah pemimpin dalam tugas kalian masing-masing. Ambil inisiatif. Jangan menunggu perintah. Jadikan pelatihan ini sebagai titik balik menuju pelayanan publik yang solutif dan kompetitif,” pungkasnya. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *