google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pencopotan Shin Tae-Yong: PSSI Ditekan, DPR Siap Panggil

  • Bagikan
banner 468x60

Jakarta, iKoneksi.com – Keputusan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memberhentikan Shin Tae-Yong (STY) sebagai pelatih Timnas Indonesia menuai sorotan tajam, salah satunya dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani. Ia mengaku terkejut atas keputusan tersebut, mengingat kontribusi besar STY dalam meningkatkan performa Timnas Indonesia di kancah internasional.

“Langkah PSSI memberhentikan Coach STY cukup mengejutkan. Beliau telah berhasil membawa Timnas menjadi tim yang disegani di kancah internasional,” ujar Lalu dalam keterangan video yang diterima iKoneksi.com, Selasa (7/1/2025).

DPR Akan Panggil PSSI

Merespons keputusan mendadak ini, Lalu menyatakan Komisi X DPR RI akan memanggil PSSI untuk mengklarifikasi alasan di balik pencopotan pelatih asal Korea Selatan tersebut. Rapat ini juga direncanakan membahas agenda lain, termasuk usulan naturalisasi pemain yang diajukan oleh PSSI.

“Insya Allah dalam waktu dekat kami akan undang PSSI. Selain membahas masalah Coach STY, kami juga akan mengulas kembali usulan naturalisasi pemain yang menjadi salah satu strategi memperkuat Timnas,” tegas Lalu, politisi dari Fraksi PKB.

Meski demikian, Lalu menekankan DPR tidak akan mengintervensi keputusan PSSI. Menurutnya, sebagai lembaga yang berwenang atas sepak bola nasional, PSSI berhak menentukan langkah terbaik untuk tim Garuda.

“Kami menghormati apa pun keputusan yang diambil oleh PSSI, termasuk Ketum Erick Thohir. Namun, kami juga berharap pengganti Shin Tae-Yong adalah sosok yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga mampu membawa Indonesia bermain di Piala Dunia,” ungkap Lalu.

Rekam Jejak STY dan Harapan Baru

Shin Tae-Yong dikenal sebagai pelatih yang berhasil membawa perubahan signifikan dalam permainan Timnas Indonesia. Di bawah asuhannya, Timnas meraih sejumlah pencapaian penting, termasuk peningkatan peringkat FIFA serta hasil gemilang di beberapa turnamen internasional.

Keputusan PSSI untuk memberhentikan STY menuai reaksi beragam dari publik, terutama pecinta sepak bola tanah air. Sebagian pihak mempertanyakan alasan di balik keputusan tersebut, mengingat STY dianggap sebagai figur penting dalam kemajuan sepak bola nasional.

Namun, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menilai keputusan ini didasarkan pada beberapa faktor, termasuk masalah komunikasi antara pelatih dan pemain. Erick menyebut, hubungan yang tidak harmonis bisa berdampak pada performa tim secara keseluruhan.

Tantangan untuk Pelatih Baru

Dengan berakhirnya era Shin Tae-Yong, perhatian kini tertuju pada pelatih baru, Patrick Kluivert, yang dikontrak untuk periode 2025–2027. Kluivert, mantan pemain dan pelatih asal Belanda, diharapkan mampu melanjutkan tren positif yang telah dibangun oleh STY. Lalu mengimbau masyarakat untuk tetap mendukung Timnas Indonesia dan memberikan kesempatan kepada pelatih baru untuk membuktikan kemampuannya.

“Patrick Kluivert harus mampu menjadikan Timnas lebih solid dan siap bersaing di Piala Dunia 2026. Kami juga berharap masyarakat terus mendukung dan memberikan kepercayaan kepada tim Garuda,” katanya.

Fokus pada Naturalisasi

Selain membahas pencopotan STY, Komisi X juga menyoroti strategi PSSI dalam menaturalisasi sejumlah pemain untuk memperkuat Timnas. Langkah ini dianggap sebagai solusi jangka pendek untuk meningkatkan daya saing Timnas di level internasional. Namun, Lalu mengingatkan bahwa naturalisasi harus diiringi dengan pembinaan pemain muda.

“Naturalisasi bukan solusi utama. Kita tetap harus fokus pada pembinaan pemain lokal agar sepak bola Indonesia berkembang secara berkelanjutan,” terang Lalu.

“Keputusan memberhentikan STY adalah babak baru bagi sepak bola nasional. Kini, publik menantikan apakah PSSI, bersama pelatih baru, mampu membawa Timnas Indonesia meraih mimpi besar: tampil di Piala Dunia 2026,” tukas Lalu. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *