google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pickup Bermuatan Kulkas Terjun ke Jurang, Dua Luka-Luka

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Terusan Sulfat, Kecamatan Blimbing, Kota Malang pada Kamis (10/7/2025). Sebuah pikap bermuatan barang elektronik dilaporkan terjun ke jurang sedalam empat meter usai bertabrakan dengan mobil lain. Peristiwa ini menyebabkan dua orang mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Evakuasi kendaraan yang terperosok ke jurang akhirnya berhasil dilakukan dengan mengerahkan dua unit mobil derek dan satu unit jip berfasilitas winch. Proses evakuasi berlangsung dramatis, terlebih karena kendaraan tersebut mengangkut berbagai alat elektronik berat, seperti kulkas dan perangkat rumah tangga lainnya.

Sebelum kendaraan diangkat, petugas terlebih dahulu menurunkan semua muatan dari bak pikap untuk meringankan beban. Setelah itu, barulah kendaraan jenis Daihatsu Granmax dengan nomor polisi L-9476-K berhasil ditarik naik dari dasar jurang.

Kronologi Kecelakaan: Lalai, Pikap Terjun Setelah Tabrakan

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu M. Isrofi, menuturkan peristiwa bermula saat pikap melaju dari arah barat ke timur. Jalan yang dilalui memiliki kondisi menurun dan sedikit menikung. Diduga karena kurang konsentrasi, pengemudi pikap justru mengarahkan kendaraannya terlalu ke kanan jalan.

“Pengemudi kurang waspada, mobil melaju terlalu ke kanan saat menurun. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan datang mobil Isuzu Panther,” jelas Isrofi.

Mobil Isuzu Panther bernomor polisi N-18xx-YO yang dikemudikan oleh Yusuf (45), warga Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, tidak dapat menghindar.

“Tabrakan antara dua kendaraan itu pun terjadi di tengah jalan. Usai bertabrakan, pikap justru tetap melaju tanpa kendali dan langsung terjun ke jurang yang berada di tepi Sungai Bango,” ucapnya.

Korban Alami Luka, Proses Hukum Masih Berjalan

Akibat kecelakaan tersebut, sopir pickup bernama Abidin (39), warga Kecamatan Gondanglegi, dan kernetnya Kuswandi (33), warga Kecamatan Wajak, mengalami luka. Abidin dilaporkan mengalami cedera di bahu kiri, sedangkan Kuswandi mengalami luka di tangan kiri.

Keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga berita ini diturunkan, keduanya masih menjalani perawatan.

“Kedua korban telah dievakuasi dan dirawat di RSSA. Kendaraan juga sudah kami amankan ke kantor Unit Gakkum,” terang Isrofi.

Isrofi menyatakan penyelidikan atas kasus kecelakaan ini masih terus berjalan. Semua barang bukti, termasuk kedua kendaraan yang terlibat, telah diamankan untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.

Pengemudi Diimbau Lebih Waspada

Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi seluruh pengendara, terutama kendaraan niaga, untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalur yang menurun dan menikung di kawasan Kota Malang. Apalagi jika kendaraan membawa muatan berat, kewaspadaan dan konsentrasi harus ditingkatkan agar tidak terjadi kejadian serupa.

Isrofi pun mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi sebelum melakukan perjalanan, terutama dalam rute yang memiliki kontur jalan ekstrem.

“Konsentrasi dan kontrol kendaraan adalah kunci keselamatan. Jangan sampai kelalaian membawa petaka,” pungkas Isrofi tegas. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *