google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Program BERJUALAN DPC PDIP Kota Batu Jadi Harapan Wong Cilik

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com — Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Batu kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui program bedah rumah bertajuk BERJUALAN (Bedah Rumah Juang Ala PDI Perjuangan). Pada April 2026, program ini menyasar warga di wilayah Kecamatan Batu, khususnya mereka yang selama ini luput dari bantuan pemerintah.

Ketua DPC PDIP Kota Batu, Saifudin Zuhri, menegaskan program ini secara khusus menyasar kelompok masyarakat yang tidak tercakup dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), meskipun secara nyata hidup dalam kondisi sulit.

Ia membeberkan berbeda dari kegiatan sebelumnya, para kader dan simpatisan yang turun langsung ke lapangan kali ini tidak mengenakan atribut partai. Mereka memilih berpakaian bebas, sebagai upaya mendekatkan diri dengan masyarakat dan menghilangkan sekat formalitas.

“Esensi Pancasila adalah gotong royong. Kami fokus pada warga yang rumahnya tidak layak huni tetapi tidak masuk DTKS karena kendala administratif. Misalnya, tercatat memiliki penghasilan, namun sebenarnya terbebani utang atau kondisi rumahnya rusak parah,” ucap Saifudin kepada iKoneksi.com, Minggu (19/4/2026).  Menurutnya, persoalan data seringkali menjadi penghambat utama masyarakat mendapatkan bantuan.

“Banyak warga yang secara faktual membutuhkan, tetapi tidak memenuhi kriteria administratif yang ditetapkan pemerintah,” ungkap mantan sekretaris DPC GMNI Malang itu.

Disisi lain, Sekretaris DPC PDIP Kota Batu, Khamim Tohari, menambahkan bahwa program ini berfungsi sebagai pelengkap atau buffer bagi masyarakat yang tidak dapat mengakses bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Banyak rumah rusak berat, tapi tidak masuk kriteria bantuan pemerintah. Di sinilah kami hadir untuk membantu mereka,” jelas Khamim.

Khamim menegaskan program bedah rumah ini tidak hanya fokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga bertujuan menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Pelaksanaan di Kelurahan Sisir menjadi salah satu contoh nyata sinergi antara partai politik dan pemerintah setempat,” terang anggota DPRD Kota Batu itu.

Lurah Sisir, Budi Meryanto Handarto, mengapresiasi langkah PDIP yang dinilai memberikan dampak langsung bagi warga.

“Kami sangat berterima kasih. Ini bentuk perhatian konkret. Tidak hanya memperbaiki rumah, tetapi juga membangkitkan semangat kebersamaan di lingkungan warga,” serunya.

Hal senada disampaikan Ketua RW 01, Rohman Jumain, yang menilai bantuan tersebut tepat sasaran dan sangat membantu masyarakat kurang mampu.

“Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami yang benar-benar membutuhkan. Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian ini,” katanya.

Salah satu penerima manfaat, Indrawati (48), mengaku bersyukur rumahnya mendapat perbaikan. Ia menyebut, bagian rumah yang sebelumnya rusak kini mulai diperbaiki, mulai dari talang, plafon hingga pengecatan.

“Alhamdulillah, perbaikannya sangat membantu. Semoga program ini terus berjalan dan bisa membantu warga lain,” ungkapnya.

Di sisi lain, Saifudin juga mengungkapkan PDIP Kota Batu tengah menyiapkan langkah strategis di luar program bedah rumah, yakni memperkuat ketahanan pangan. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap potensi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan memicu kemarau panjang. Salah satu strategi yang disiapkan adalah edukasi tanaman pendamping beras, seperti ketela dan singkong. Upaya ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat.

“Ketahanan pangan harus disiapkan dari sekarang. Kita tidak boleh bergantung pada satu komoditas saja,” tegasnya.

Ia menegaskan program BERJUALAN sendiri direncanakan akan terus berlanjut secara bergiliran di tiga kecamatan di Kota Batu. Setelah Kecamatan Batu, tim akan bergerak ke Kecamatan Bumiaji guna memastikan pemerataan bantuan.

“Langkah ini menunjukkan peran partai politik tidak hanya terbatas pada aktivitas politik formal, tetapi juga hadir langsung dalam menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan. Program ini sekaligus menjadi pengingat bahwa masih ada celah dalam sistem bantuan sosial yang perlu diperbaiki, agar tidak ada lagi warga yang tertinggal,” paparnya.

“Dengan pendekatan langsung dan berbasis kebutuhan riil, program bedah rumah PDIP Kota Batu menjadi salah satu contoh intervensi sosial yang menyentuh masyarakat secara nyata. Tidak sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun harapan,” tukas dia.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *