google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

PSMS Medan Dijual: Bobby Nasution dan Ade Jona Jadi Kandidat Pembeli?

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Medan, iKoneksi.com – Rencana Edy Rahmayadi, Pembina sekaligus pemilik saham terbesar PSMS Medan, untuk melepas saham klub kebanggaan warga Medan dan Sumatera Utara ini tengah menjadi sorotan. Sejumlah nama besar mulai diisukan sebagai calon pembeli, termasuk Ketua DPD Gerindra Sumut Ade Jona dan Wali Kota Medan Bobby Nasution. Namun, hingga kini, belum ada kepastian mengenai siapa yang akan mengambil alih klub berjuluk “Ayam Kinantan” tersebut.

Ketika dikonfirmasi iKoneksi.com, Bobby Nasution tak memberikan jawaban tegas soal isu pembelian saham PSMS Medan.

“Yang pasti, mudah-mudahan PSMS bisa kembali berjaya. Beli gimana ya?” ujar Bobby sambil tersenyum di kantornya, Senin (20/1/2025).

Ia menegaskan, jika harus membeli PSMS, dirinya tidak ingin mengambil alih seluruh saham.

“Kalau Pak Edy melepas semuanya, saya tidak. Tapi kalau bersama-sama Pak Edy, saya mau,” terang Bobby.

Sebagai informasi, Edy Rahmayadi menguasai 51 persen saham PSMS Medan melalui PT Kinantan Medan Indonesia (KMI). Rencana penjualan saham ini pertama kali disampaikan Direktur PSMS Medan, Arifuddin Maulana Basri, Kamis (16/1/2025).

Dalam keterangannya, Arifuddin menyebut pihaknya telah siap jika kepemilikan klub ini berpindah tangan.

“Kami sedang menunggu kabar dari calon pembeli. Banyak yang bertanya, tetapi belum tahu siapa yang benar-benar serius. Intinya, kami sudah ikhlas jika ini harus berpindah kepemilikan,” ujar Arifuddin.

Namun, Edy Rahmayadi menetapkan dua syarat mutlak bagi calon pembeli PSMS.

“Permintaan pembina hanya dua. Pertama, jangan sampai PSMS dibawa keluar Sumatera Utara. Kedua, tolong dijaga dengan baik,” ungkap Arifuddin.

Meskipun banyak pihak yang tertarik, harga saham PSMS Medan masih menjadi misteri. Menurut data dari Transfermarkt, nilai pasar PSMS Medan per 16 Januari 2025 diperkirakan mencapai Rp20,51 miliar. Namun, Arifuddin menegaskan harga final sangat relatif dan tidak bisa dihitung berdasarkan untung rugi semata.

“Selayaknya tim Liga 2, PSMS ini punya nilai lebih. Kalau memang serius untuk PSMS, calon pembeli tidak seharusnya memperdebatkan harga,” sebut Arifuddin.

Rencana penjualan saham PSMS ini memunculkan spekulasi besar di kalangan pecinta sepak bola. Banyak yang bertanya-tanya, siapa yang akhirnya akan memegang kendali klub yang memiliki sejarah panjang di dunia sepak bola Indonesia ini? Dengan syarat yang ditetapkan Edy, akankah PSMS tetap menjadi kebanggaan Sumatera Utara di bawah manajemen baru? Pertanyaan ini tentunya menggugah rasa penasaran publik.

“Satu hal yang pasti, siapa pun yang akan membeli saham mayoritas PSMS Medan harus memastikan klub ini tetap menjadi simbol kebanggaan Medan dan Sumatera Utara. Tidak hanya sekadar investasi, tetapi tanggung jawab besar untuk menjaga nama besar PSMS di kancah sepak bola nasional,” tukas Arifuddin. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *