google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Rektor UM Lantik 23 Pejabat Baru, Tegaskan Reformasi dan Integritas Kampus

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Suasana khidmat menyelimuti Aula Lantai 9 Gedung Kuliah Bersama (GKB) A19 Universitas Negeri Malang (UM), Senin (6/10/2025). Dalam ruangan yang dipenuhi semangat perubahan, Rektor UM Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., resmi melantik 23 pejabat baru di lingkungan kampus. Momen tersebut bukan sekadar prosesi seremonial, melainkan tonggak penting dalam perjalanan UM untuk memperkuat tata kelola akademik yang berintegritas dan adaptif terhadap tuntutan zaman.

Pelantikan ini dihadiri oleh tamu undangan, rohaniawan, serta keluarga para pejabat baru. Prosesi dimulai dengan pembacaan surat keputusan rektor tentang pemberhentian pejabat lama dan pengangkatan pejabat baru, dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Rektor Hariyono, disaksikan oleh pimpinan universitas serta rohaniawan dari berbagai agama.

Momentum Reformasi dan Ketegasan Moral

Dalam sambutannya, Hariyono menegaskan pelantikan bukan hanya tentang pergantian posisi, tetapi juga wujud nyata dari semangat reformasi dan ketegasan moral. Ia menilai, perubahan dalam struktur kepemimpinan adalah hal yang esensial untuk memastikan universitas mampu beradaptasi dengan tantangan global dunia pendidikan tinggi.

“Amanah ini harus dijalankan dengan adil, profesional, dan penuh tanggung jawab. Jangan pernah terjebak dalam zona nyaman, karena perubahan hanya lahir dari keberanian untuk berbenah,” tekan Hariyono di hadapan seluruh pejabat baru.

Menurutnya, UM tengah berada dalam fase transisi penting menuju tata kelola kampus yang lebih transparan dan berbasis kinerja. Oleh karena itu, setiap pejabat yang dilantik diharapkan menjadi motor penggerak dalam memperkuat integritas, profesionalisme, dan inovasi akademik.

Meneguhkan Integritas dan Etika Akademik

Rektor UM juga menyoroti pentingnya menjaga moralitas akademik dan etika kerja dalam lingkungan kampus. Ia mengingatkan seluruh sivitas akademika agar menjunjung tinggi kejujuran, menghindari penyalahgunaan wewenang, serta membangun budaya akademik yang terbuka terhadap kritik dan evaluasi.

“Reformasi akademik harus berjalan seiring dengan peningkatan profesionalisme dosen dan tenaga kependidikan, tanpa mengabaikan nilai etika dan tanggung jawab sosial,” ujarnya.

Hariyono menegaskan, tantangan universitas ke depan tidak hanya pada ranah akademik, tetapi juga pada bagaimana UM mampu menjadi contoh universitas yang berkarakter dan bermoral.

“Dengan reputasi UM sebagai salah satu kampus pendidikan terbaik di Indonesia, integritas menjadi nilai utama yang harus terus dijaga dalam setiap langkah kebijakan dan aktivitas kampus,” seru alumni GMNI UM itu.

Pejabat Baru Siap Jalankan Amanah

Dari 23 pejabat yang dilantik, sejumlah nama menonjol menunjukkan kombinasi pengalaman dan kapasitas keilmuan yang mumpuni. Di antaranya:

  • Prof. Evi Eliyanah, S.S., M.A., Ph.D. sebagai Direktur Pendidikan,
  • Sari Karmina, S.Pd., M.Pd., Ph.D. sebagai Direktur UPT Kantor Urusan Internasional,
  • Prof. Anik Nunuk Wulyani, S.Pd., M.Pd., Ph.D. sebagai Direktur UPT Balai Bahasa,
  • Dr. Sudirman, M.Si. sebagai Kepala UPT Layanan Pengadaan, dan
  • Dr. Eng. Anik Nur Handayani, S.T., M.T. sebagai Wakil Dekan III Fakultas Vokasi,

beserta 18 pejabat lainnya yang mengisi posisi strategis di tingkat program studi dan laboratorium.

“Pelantikan para pejabat ini mencerminkan komitmen UM untuk menghadirkan kepemimpinan baru yang kompeten, inovatif, dan visioner. Mereka diharapkan dapat memperkuat sinergi antara aspek akademik, administrasi, dan pengabdian masyarakat,” terang Hariyono.

Simbol Awal Tata Kelola Unggul

Usai prosesi pelantikan, acara ditutup dengan doa bersama dan ucapan selamat dari rektor serta para tamu undangan. Momentum ini menjadi simbol awal tanggung jawab baru bagi para pejabat dalam mewujudkan UM sebagai universitas berkelas dunia yang menjunjung nilai-nilai etika dan keberlanjutan.

Pelantikan ini juga menegaskan posisi UM sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya menekankan keunggulan akademik, tetapi juga menjadikan integritas dan reformasi moral sebagai dasar kebijakan.

“Dengan semangat perubahan yang kuat, Universitas Negeri Malang kini menatap masa depan dengan optimisme membawa semangat baru menuju tata kelola pendidikan tinggi yang unggul, transparan, dan berdaya saing global,” tandasnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *