google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Relawan Sekawan Andreas Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Malang

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh para relawan yang tergabung dalam Sekawan Andreas, jaringan pendukung Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Koperasi dan UMKM, Ir. Andreas Eddy Susetyo, M.M. Mereka turun langsung membantu warga terdampak banjir bandang di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

Banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (20/9/2025) dini hari itu meluluhlantakkan permukiman warga. Sedikitnya 830 kepala keluarga atau 2.228 jiwa terdampak akibat meluapnya Sungai Penguluran setelah diguyur hujan deras sejak Jumat malam. Air bah membawa material lumpur dan sampah, menyisakan kerusakan serta trauma bagi warga.

Bantuan Logistik untuk Warga

Pada Jumat (19/9/2025), relawan Sekawan Andreas datang membawa puluhan kardus berisi makanan siap konsumsi untuk didistribusikan kepada korban. Bantuan ini menyasar kebutuhan dasar warga yang masih bertahan di rumah-rumah rusak maupun tempat pengungsian sementara.

Koordinator lapangan Sekawan Andreas Malang Raya, Bima Brahmana, menjelaskan bahwa penyaluran dilakukan ke enam titik lokasi terdampak selama dua hari terakhir.

“Selama dua hari ini, Sabtu dan Minggu, kita terus mendistribusikan bantuan bekerja sama dengan warga sekitar dan rumah ibadah. Hingga saat ini sudah terdistribusi ke enam titik terdampak banjir,” kata Bima kepada iKoneksi.com saat ditemui di lokasi, Minggu (22/9/2025).

Bima menambahkan, distribusi logistik dilakukan dengan sistem gotong royong.

“Relawan menggandeng perangkat desa, tokoh agama, hingga komunitas setempat agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” sebutnya.

Gotong Royong Bersihkan Sampah Banjir

Tidak berhenti pada bantuan makanan, relawan Sekawan Andreas bersama PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sumbermanjing Wetan juga bergerak melakukan aksi kebersihan pascabanjir. Sampah-sampah dan lumpur yang menumpuk di jalan hingga halaman rumah warga segera diangkut dengan bantuan dump truck yang mereka kerahkan.

“Selain bantuan makanan, tak kalah penting kami juga mengerahkan dump truck untuk mengangkut sampah bekas banjir. Lalu menyiagakan beberapa unit ambulans sebagai antisipasi jika warga korban banjir membutuhkan,” jelas Bima.

Langkah ini mendapat sambutan hangat dari warga yang selama ini masih kesulitan memulihkan kondisi lingkungan mereka. Kehadiran relawan dinilai meringankan beban, terutama bagi warga yang rumahnya rusak berat atau kehilangan harta benda.

Harapan untuk Pemulihan Desa

Menurut Bima gotong royong menjadi semangat utama dalam aksi kemanusiaan ini. Relawan dan warga bahu membahu agar Desa Sitiarjo dapat segera pulih. Pembersihan lingkungan dilakukan bersamaan dengan upaya penyaluran bantuan, sehingga warga dapat kembali beraktivitas normal lebih cepat.

“Dengan gotong royong ini, diharapkan Desa Sitiarjo bisa segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa,” seru Bima.

Banjir Bandang yang Menghantam Malang Selatan

Peristiwa banjir di Desa Sitiarjo menjadi pengingat akan kerentanan kawasan Malang Selatan terhadap bencana hidrometeorologi. Hujan deras yang mengguyur sejak Jumat (19/9) malam menyebabkan debit Sungai Penguluran tak mampu menampung aliran air. Akibatnya, air meluap membawa material yang merusak rumah, fasilitas umum, dan lahan pertanian.

“Warga yang terdampak sebagian besar harus mengungsi sementara. Meski air sudah surut, lumpur tebal dan tumpukan sampah masih menghambat aktivitas sehari-hari. Bantuan relawan, termasuk dari Sekawan Andreas, menjadi bagian penting dalam proses pemulihan awal sebelum pemerintah melanjutkan langkah rehabilitasi jangka panjang,” ungkap Bima.

Kepedulian yang Menguatkan

Kehadiran relawan di tengah bencana bukan hanya soal bantuan logistik, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada warga. Kehangatan gotong royong menciptakan rasa kebersamaan yang mampu menguatkan masyarakat menghadapi masa sulit.

“Relawan Sekawan Andreas menegaskan, aksi mereka akan terus berlanjut hingga kondisi desa benar-benar pulih. Sikap ini mencerminkan semangat solidaritas yang sudah menjadi budaya bangsa Indonesia, terutama ketika bencana datang melanda,” pungkas Bima. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *