google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Siswi SD Mojokerto Diculik Pria Tak Dikenal, Ditemukan di Kebun Tebu

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Mojokerto, iKoneksi.com – Kejadian yang menggemparkan terjadi pada Jumat (24/1/2025) di kawasan Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Seorang siswi kelas 2 SD berinisial NSP yang baru berusia 8 tahun hampir menjadi korban penculikan oleh seorang pria tak dikenal. Dalam peristiwa yang penuh ketegangan ini, NSP dibawa lari oleh pelaku dan ditinggalkan di kebun tebu setelah anting-anting yang dikenakan dirampas.

Dimulai dengan Pertanyaan Palsu

Peristiwa ini bermula ketika NSP pulang sekolah pada sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, seorang pria yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy merah menghampiri korban dan berpura-pura menanyakan arah ke SDN Sawo 1. Karena merasa tidak curiga, NSP pun dengan baik hati menawarkan untuk menunjukkan jalan dan bersedia dibonceng oleh pelaku.

Namun, yang terjadi tidak sesuai dengan yang dibayangkan gadis kecil itu. Pelaku bukannya mengantarkan kembali ke rumah, malah membawa NSP ke arah Kecamatan Ngoro, jauh dari rumahnya. Dalam perjalanan, pelaku mengaku hendak mengambil ponselnya yang tertinggal di rumah.

Ditinggalkan di Kebun Tebu

Pelaku tidak hanya membiarkan NSP merasa bingung dan terasingkan, namun dia juga dengan kejam merampas sepasang anting yang dikenakan korban. Setelah itu, pelaku menyuruh NSP untuk tidur dan meninggalkannya begitu saja di sebuah kebun tebu yang sepi di Dusun Tawangsari, Desa Bandarasri.

Tak lama setelah itu, keberadaan NSP ditemukan oleh Ngatiman (54), seorang warga setempat yang sedang mencari rumput di kebun tersebut sekitar pukul 10.00 WIB. Ngatiman mendengar teriakan minta tolong dari korban yang tampak ketakutan dan sendirian di lokasi yang sangat terpencil.

Tertolong dan Ditemukan Kembali

Dengan sigap, Ngatiman membawa NSP ke Balai Desa Bandarasri, tempat di mana bantuan langsung diberikan. Pemerintah Desa Bandarasri, bersama dengan Polsek Ngoro, segera berkoordinasi untuk menenangkan NSP yang masih sangat ketakutan. Setelah beberapa waktu, korban akhirnya mampu memberi informasi tentang alamat rumahnya.

Sekitar pukul 13.30 WIB, polisi mengantarkan NSP kembali ke rumah dan menyerahkannya kepada orang tuanya yang sangat cemas. Kejadian tersebut langsung ditangani oleh pihak berwajib untuk mengidentifikasi pelaku yang masih buron.

Polisi Lakukan Penyidikan

Kapolsek Ngoro, Kompol Heru Purwandi, menjelaskan saat ini pihak kepolisian sedang bekerja sama dengan Polsek Kutorejo untuk melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi pria tak dikenal yang telah menculik dan merampas barang milik korban. Kepolisian juga tengah menyelidiki lebih lanjut untuk mencari tahu motif di balik aksi kriminal ini.

“Keamanan dan kesejahteraan anak-anak adalah prioritas utama bagi masyarakat dan pihak berwajib, dan kejadian ini menjadi peringatan bagi semua orang tua untuk lebih berhati-hati dalam menjaga anak-anak mereka, terutama dalam perjalanan pulang sekolah,” tutur Heru.

Pelajaran Penting dari Kasus Ini

Kejadian yang menimpa NSP tentu mengingatkan kita akan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap anak-anak, terutama di tempat-tempat yang tidak diawasi.

“Masyarakat diharapkan lebih peduli dan tanggap terhadap keberadaan anak-anak di lingkungan sekitar, demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” tukas Heru. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *