google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

TDB UM Bergerak Cepat Bantu Korban Banjir Di Agam

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Tim Tanggap Darurat Bencana (TDB) Universitas Negeri Malang (UM) bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang turun langsung memberikan bantuan pascabencana banjir di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (21/12/2025). Misi kemanusiaan ini difokuskan pada pelayanan kesehatan dan pendampingan edukatif bagi warga terdampak.

Berdasarkan laporan situasi terkini TDB UM, kegiatan lapangan dimulai sejak pukul 06.00 WIB hingga malam hari. Respons masyarakat dinilai sangat positif, terutama dari kelompok rentan seperti lanjut usia dan anak-anak yang terdampak banjir.

Dalam pelaksanaannya, tim dibagi menjadi dua kelompok operasi. Tim pertama memusatkan layanan pada pemeriksaan kesehatan lansia. Sebanyak 24 warga lanjut usia mendapatkan pemeriksaan kondisi umum, pemantauan tekanan darah, serta konsultasi medis dasar. Sementara itu, Tim kedua menyelenggarakan kegiatan permainan edukatif, pendampingan psikososial, serta pembagian alat tulis dan perlengkapan sekolah kepada 60 anak dari jenjang kelas 1 SD hingga kelas 3 SMA.

Kegiatan edukatif tersebut bertujuan membantu anak-anak memulihkan kondisi psikologis pascabencana sekaligus menjaga semangat belajar di tengah keterbatasan. Antusiasme anak-anak terlihat selama kegiatan berlangsung, sementara para orang tua menyambut baik kehadiran tim gabungan UM dan PMI.

Pada pukul 12.30 WIB, tim melanjutkan kegiatan dengan melakukan kunjungan koordinasi ke Posko Jorong Bancah dan Puskesmas Paninjau. Koordinasi lintas institusi dilakukan bersama Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang (UNP) dan Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah. Fokus koordinasi diarahkan pada pemetaan kondisi kesehatan warga, kebutuhan pelayanan lanjutan, termasuk kemungkinan rujukan medis dan suplai obat-obatan.

“Koordinasi ini penting untuk memastikan pelayanan kesehatan warga terdampak berjalan terpadu dan berkelanjutan,” kata Dekan Fakultas Kedokteran UM, Dr. dr. Moch. Yunus, M.Kes, yang mendampingi langsung Tim TDB UM di lapangan.

Menjelang malam, tepat pukul 21.00 WIB, tim menggelar evaluasi internal untuk menilai capaian kegiatan hari pertama sekaligus menyusun rencana teknis intervensi lanjutan. Wilayah Palupuh menjadi sasaran kegiatan berikutnya pada Senin (22/12/2025), dengan fokus lanjutan pada pemeriksaan kesehatan, dukungan psikososial anak, serta penguatan jejaring dengan posko lokal dan fasilitas kesehatan setempat.

“Hingga hari pertama pelaksanaan, tercatat sedikitnya 84 penerima manfaat, terdiri dari 24 lansia dan 60 anak. Persiapan untuk intervensi lanjutan terus dipercepat guna menjangkau warga terdampak secara lebih luas,” jelas Yunus.

Melalui aksi kemanusiaan ini, Yunus menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berperan dalam pengembangan akademik, tetapi juga hadir nyata dalam penanggulangan bencana dan penguatan disaster response berbasis masyarakat.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *