google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

The Great Lunar Harmony, Puncak Imlek Matos Yang Meriah.

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi – Puncak perayaan Tahun Baru Imlek bertema The Great Lunar Harmony di Malang Town Square (Matos) berlangsung meriah pada Selasa (17/2/2026). Hall Lower dipadati pengunjung sejak siang. Sorak tepuk tangan bergema saat rangkaian atraksi budaya dimulai, sementara sebagian penonton rela duduk berdempetan demi menyaksikan pertunjukan Imlek.

Marketing Communication Manager Matos, Rahayu Sasmita, mengatakan tema The Great Lunar Harmony dipilih untuk menegaskan pesan kebersamaan.

“Tema ini kami angkat untuk menonjolkan harmoni dan kehangatan kebersamaan. Imlek dan Ramadan datang berdekatan, sehingga kami ingin menghadirkan perayaan yang inklusif,” ujarnya.

Ia menambahkan “Dekorasi kami konsepkan berdampingan, sisi kiri bernuansa Imlek dan sisi kanan Ramadan. Ini simbol saling menghargai,”

Perayaan puncak dikemas dalam dua sesi. Sesi pertama digelar pukul 10.00–11.00 WIB di Sky Garden, menampilkan barongsai, demonstrasi wushu, serta oriental modern dance. Acara berlanjut dengan Road to Tenant di jam 12.00–13.00 WIB yang mengajak pengunjung berinteraksi dengan tenant kuliner dan produk tematik Imlek.

Memasuki sesi kedua pukul 13.00–15.00 WIB, Hall Lower berubah menjadi panggung budaya. Atraksi barongsai, liang-liong (tarian naga), dan wushu tampil dalam satu rangkaian yang kolaboratif. Penampilan semakin semarak dengan Oriental Dance oleh Athena Flame, Traditional Chinese Dance, serta paduan suara lagu Mandarin dari Pusat Bahasa Mandarin Universitas Negeri Malang.

Dentum tambur membuka pertunjukan dengan Tarian oriental kolosal dominasi warna merah dan emas. Harmoni vokal lagu Mandarin yang dibawakan mahasiswa Universitas Negeri Malang menambah suasana yang meriah.

Lalu dilanjutkan penampilan naga emas yang meliuk-liuk. Gerakan kompak pemain menciptakan ilustrasi naga hidup yang menari dengan irama musik. Lalu dilanjutkan dengan penampilan fashion show busana oriental digelar. Model tampil anggun mengenakan cheongsam bermotif bunga dan naga dengan detail bordir keemasan.

Atraksi wushu dengan tendangan tinggi, gerakan cepat, hingga jurus akrobatik memancing decak kagum. Puncak euforia terjadi ketika barongsai memasuki arena. Dengan iringan tabuhan tambur cepat, barongsai melompat, berputar, dengan sesekali mendekati penonton. Anak-anak tampak antusias, dan sebagian penonton menyerahkan angpou dan memotret dokumentasi event imlek tersebut.

Rangkaian acara Imlek di Matos berlangsung sejak 13 Februari dan dijadwalkan hingga 22 Februari 2026. Sejak 14–17 Februari, area lantai atas disulap menjadi Kampung Pecinan. Pengunjung disuguhi bazar kuliner khas Imlek, jajanan kekinian, hingga menu tempo dulu. Berbagai kegiatan turut digelar, mulai dari lomba mewarnai, lomba menyanyi, K-Pop dance, penampilan angklung lagu Mandarin, hingga fashion show.

“Event berjalan penuh setiap hari. Antusiasme pengunjung sangat tinggi, baik untuk hiburan maupun aktivitas lomba,” kata Sasmita.

Selain pertunjukan yang di tampilkan, event Imlek yang diselenggarakan Matos juga menggelar lomba menyanyi yang diikuti peserta kategori TK hingga SMP. Panitia menyiapkan 30 puluh lebih penghargaan bagi para pemenang. Menurut Sasmita, Matos secara konsisten melibatkan komunitas dan talenta lokal dalam setiap event. Proses kurasi dilakukan untuk memastikan kualitas pertunjukan.

“Kami rutin berkolaborasi dengan komunitas di Malang. Setiap penampilan dipilih agar memberi pengalaman yang berkesan bagi pengunjung,” jelasnya.

Di event imlek tersebut juga ada, 14 stand kuliner yang meramaikan perayaan dengan ragam pilihan, mulai makanan khas imlek makanan kekinian dari mochi, minuman matcha, hingga sajian makanan tempo dulu.

Rahayu Sasmita berharap perayaan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu memberi dampak positif bagi pelaku usaha serta menjadi wadah bagi talenta muda.

“Kami ingin event ini membawa kebahagiaan bagi pengunjung, meningkatkan penjualan tenant, sekaligus membuka ruang bagi talenta untuk tampil,” pungkasnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *