google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Tragedi Karhutla Humbahas, Juliana Dimakamkan Penuh Tangis

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Humbang Hasundutan, iKoneksi.com – Kesedihan mendalam menyelimuti Desa Parsingguran II, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, pada Minggu siang (20/7/2025). Juliana Banjarnahor, perempuan muda berusia 27 tahun yang menjadi korban meninggal dunia akibat kebakaran lahan di Dusun VI Albung, akhirnya dimakamkan di tengah isak tangis keluarga, sahabat, dan warga sekitar.

Peristiwa memilukan yang merenggut nyawa Juliana menyisakan luka dalam di hati banyak orang. Ia tewas tragis saat bersama sang suami, Haris Sarif (28), berupaya memadamkan api yang meluas saat membakar lahan perladangan milik mereka pada Sabtu (19/7/2025). Asap pekat dan kobaran api yang cepat menyebar akibat angin kencang membuat Juliana terjebak dan tak sempat menyelamatkan diri. Ia ditemukan tak bernyawa di semak belukar, tubuhnya terbakar hampir 90 persen.

Suasana Haru di Rumah Duka

Pantauan langsung dari iKoneksi.com, suasana rumah duka di Dusun Pealangge tampak ramai. Warga, keluarga, dan kerabat berdatangan silih berganti memberikan doa dan dukungan moral. Rumah sederhana yang terletak di sudut perkampungan itu diselimuti duka mendalam. Tangis pecah di setiap sudut ruangan.

Haris Sarif, sang suami, terlihat lemas. Ia duduk dengan tatapan kosong, mendampingi anak semata wayangnya yang masih balita. Keduanya terus menatap jasad Juliana yang telah dibungkus rapi dalam kantong jenazah dan diselimuti kain sarung. Tak jauh dari mereka, ayah kandung Juliana, Pak Anju, hanya bisa memandang hampa sambil memeluk anggota keluarga lainnya.

Hadirnya Tokoh-Tokoh Daerah

Sejumlah tokoh masyarakat dan pejabat setempat turut hadir untuk memberi penghormatan terakhir. Camat Pollung, Imron Banjarnahor, hadir langsung bersama Anggota DPRD Humbahas, Hartono Lumban Gaol, yang juga merupakan keluarga korban. Tampak pula Kanit Binmas Polsek Pollung Aiptu Erwin Munte dan Kepala Desa Parsingguran II, Sabar Banjarnahor, berjaga di antara kerumunan pelayat.

Hartono Lumban Gaol menyampaikan pemakaman akan dilakukan di tempat pemakaman umum (TPU) Pealangge, yang jaraknya tidak jauh dari rumah duka. Menurutnya, prosesi pemakaman akan dilakukan siang itu juga setelah jenazah disholatkan dan dilanjutkan dengan upacara adat sesuai tradisi setempat.

“Kami sangat kehilangan. Juliana adalah sosok ibu muda yang gigih, pekerja keras, dan sangat peduli terhadap keluarganya. Semoga Tuhan memberikan kekuatan kepada suami dan anaknya yang ditinggalkan,” kata Hartono penuh haru.

Peringatan bagi Semua Pihak

Peristiwa tragis yang menimpa Juliana menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah dan masyarakat di sekitar kawasan Danau Toba. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang marak selama musim kemarau telah memakan korban jiwa. Hal ini menunjukkan bahwa mitigasi bencana dan edukasi masyarakat tentang bahaya karhutla masih sangat lemah.

Kepolisian Resor Humbahas dan aparat pemerintah daerah diminta segera memperkuat pengawasan, sosialisasi, dan sanksi bagi pembakaran lahan yang sembarangan.

“Peringatan keras juga perlu disampaikan kepada masyarakat bahwa pembakaran lahan, meskipun untuk kebutuhan bertani, bisa berubah menjadi bencana mematikan dalam hitungan menit,” ungkap Hartono.

Tangisan Tak Mampu Menahan Kehilangan

Saat peti jenazah Juliana diangkat menuju TPU Pealangge, tangis keluarga kembali pecah. Anak semata wayangnya digendong oleh kerabat, belum memahami sepenuhnya kehilangan besar yang baru saja menimpa hidupnya. Haris Sarif berjalan tertunduk di belakang peti istrinya, menggenggam sehelai sarung yang sebelumnya membalut tubuh sang istri.

Hari itu, bukan hanya satu nyawa yang direnggut oleh kobaran api, melainkan juga harapan, cinta, dan masa depan yang sedang mereka bangun bersama.

  • “Peristiwa ini bukan hanya duka bagi keluarga Juliana, tetapi juga cambuk bagi kita semua bahwa tragedi karhutla bisa terjadi di mana saja dan kepada siapa saja,” tukasnya. (04/iKoneksi.com)
banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *