google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Truk Pasir Terjun Bebas ke Sungai di Ngantang, Ini Sebabnya!

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Malang, iKoneksi.com – Sebuah truk bermuatan pasir bernopol P 9408 CD mengalami kecelakaan tunggal dan terjun bebas ke aliran Sungai Konto, Dusun Keden, Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Selasa pagi (8/4/2025). Diduga kuat, sopir dalam kondisi mengantuk saat mengemudi di jalur rawan kecelakaan tersebut.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB, saat sebagian besar warga baru saja memulai aktivitas pagi mereka. Truk yang melaju dari arah Kecamatan Pujon menuju Kecamatan Ngantang mendadak oleng ke kanan dan menabrak pembatas jalan sebelum akhirnya terguling dan terperosok ke dalam sungai yang berada di sisi jalan.

Sopir truk, Hani Ardiansyah (24), warga Dusun/Desa Maguan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, selamat dalam insiden tersebut namun mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Hasta Brata, Kota Batu.

Warga Geger, Polisi Bergerak Cepat

Kanit Gakkumdu Laka Lantas Satlantas Polres Batu, Ipda Hendry, mengungkapkan laporan pertama datang dari warga sekitar yang melihat truk terjebur di dasar sungai.

“Awalnya ada warga yang melintas dan melihat truk dalam posisi terbalik di dalam sungai. Mereka langsung melakukan pertolongan awal dan segera melapor ke pihak kepolisian,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa (8/4/2025).

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan awal di lapangan, Hendry menyebut penyebab utama kecelakaan adalah karena sopir mengantuk.

“Dugaan sementara, sopir kehilangan kendali karena mengantuk. Truk oleng ke kanan, menabrak pembatas jalan, lalu masuk ke sungai,” jelasnya.

Truk Ringsek, Evakuasi Terkendala

Hendry menyebutkan proses evakuasi truk masih berlangsung hingga Selasa siang. Petugas masih menunggu alat berat untuk mengangkat truk yang dalam posisi miring dan ringsek setelah menghantam bebatuan sungai.

“Seluruh bagian depan dan samping truk mengalami kerusakan parah akibat benturan dengan batu sungai. Kami belum bisa meminta keterangan dari sopir karena ia masih menjalani perawatan medis,” terang Hendry.

Jalur Rawan, Peringatan untuk Pengemudi

Kecelakaan ini kembali menyoroti betapa pentingnya kewaspadaan saat mengemudi, khususnya di jalur-jalur pegunungan seperti Pujon-Ngantang yang terkenal dengan tikungan tajam dan jurang di sisi jalan. Jalur ini menjadi lintasan utama angkutan material seperti pasir dan batu dari wilayah Malang bagian barat.

Menurut sejumlah warga sekitar, kecelakaan semacam ini bukan yang pertama kali terjadi di titik tersebut.

“Sudah sering ada truk tergelincir atau oleng di sini, apalagi kalau malam atau subuh. Jalanannya sempit dan minim penerangan,” ungkap Wahyu salah seorang warga sekitar.

Perlu Evaluasi Keselamatan Jalan

Kondisi ini mempertegas perlunya evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan jalan di kawasan rawan. Termasuk pemasangan rambu peringatan dan pembatas jalan yang lebih kuat di titik-titik kritis.

“Kami juga mendorong pengemudi truk untuk lebih memprioritaskan kondisi fisik saat berkendara, apalagi di waktu dini hari,” tegas Hendry.

Hendry menerangkan pihak kepolisian masih akan mendalami kasus ini lebih lanjut, termasuk melakukan tes kesehatan terhadap sopir serta memeriksa kondisi kendaraan. Apakah ada potensi kegagalan teknis, atau murni karena kelalaian manusia.

“Kecelakaan ini seharusnya menjadi alarm keras bagi seluruh pengemudi angkutan barang yang masih sering memaksakan diri di tengah kelelahan. Berkendara dalam keadaan mengantuk bisa berujung pada malapetaka, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi pengguna jalan lainnya. Keselamatan adalah yang utama. Jangan sampai tragedi ini kembali terulang hanya karena satu kesalahan yang seharusnya bisa dihindari,” pungkas Hendry. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *