google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

UM Peringati HUT RI ke-80 dengan Semangat Berdaulat

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Suasana penuh khidmat menyelimuti kampus Universitas Negeri Malang (UM) pada Minggu pagi, 17 Agustus 2025. Ribuan civitas akademika berkumpul di lapangan upacara untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan, tetapi juga momentum penting bagi UM dalam meneguhkan arah dan visi ke depan.

Upacara Bendera Penuh Makna

Upacara bendera yang dihadiri pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa baru yang jumlahnya lebih dari 12.000 orang, berlangsung khidmat. Seluruh peserta berdiri tegap saat Sang Merah Putih dikibarkan, sementara lagu kebangsaan Indonesia Raya menggema di seluruh area kampus.

Bagi mahasiswa baru, upacara ini menjadi pengalaman perdana mereka sebagai bagian dari keluarga besar UM. Momentum ini sekaligus menghubungkan semangat nasionalisme dengan awal perjalanan akademik mereka di bangku perguruan tinggi.

Pidato Rektor UM: Tema Bukan Sekadar Slogan

Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., dalam pidatonya menegaskan tema yang diusung UM tahun ini sepenuhnya sejalan dengan tema nasional. Ia menyebut, tema tersebut bukan hanya rangkaian kata-kata, melainkan kompas moral dan strategi besar yang akan menuntun langkah UM di masa depan.

“Tema ini bukanlah sekadar slogan, melainkan kompas moral dan strategi besar yang menuntun langkah UM ke depan,” tegas Prof. Hariyono.

Dalam penjelasannya, ia merinci makna dari tiga kata kunci yang diusung UM: sehat berarti kesiapan fisik dan mental seluruh civitas akademika, bermartabat mencerminkan integritas dalam setiap langkah, sementara berdaulat menunjukkan kemandirian UM dalam menentukan arah pengembangan institusi.

Selaras dengan Dies Natalis ke-71

Tema kemerdekaan itu, lanjut Prof. Hariyono, dipadukan dengan tema Dies Natalis UM ke-71 yakni Sehat, Bergerak, dan Berdampak. Menurutnya, konsep ini harus diwujudkan dalam bentuk nyata yang bermanfaat tidak hanya untuk kampus, tetapi juga bagi bangsa dan dunia.

“Sehat dalam pikiran dan tindakan, bermartabat dalam setiap langkah, bersatu dalam gerak, dan berdampak luas bagi UM, bangsa Indonesia, dan dunia,” kata mantan wakil kepala BPIP itu menutup pidatonya.

Wujudkan World Class University

Dalam kesempatan itu, Hariyono juga menegaskan komitmen UM untuk memperkuat kualitas pendidikan dan memperluas reputasi internasional. Upaya ini diwujudkan melalui pengembangan kemitraan global, peningkatan mobilitas akademik, hingga akselerasi publikasi internasional. Semua langkah ini diarahkan untuk mendekatkan UM pada cita-cita menjadi World Class University.

Sejumlah capaian pada tahun 2025 turut disebutkan sebagai bukti kemajuan UM. Baik mahasiswa maupun dosen berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional, memperkuat posisi kampus sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

PKKMB Meriah dan Penuh Kebhinekaan

Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025. Acara ini berlangsung meriah dengan persembahan tarian daerah, karya seni mahasiswa, serta penampilan peserta dengan busana adat Nusantara. Kehadiran ribuan mahasiswa baru yang tampil penuh semangat menegaskan pentingnya keberagaman sebagai kekuatan utama kampus.

“PKKMB tahun ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari, berfokus pada pengenalan nilai akademik, karakter, serta jaringan sosial kampus yang akan menjadi bekal penting bagi para mahasiswa baru,” beber Hariyono.

Kontribusi UM untuk Agenda Global

Hariyono juga menekankan bahwa arah kebijakan UM sejalan dengan agenda global pembangunan berkelanjutan (SDGs). Tema sehat yang diusung UM terhubung langsung dengan Good Health and Well-Being (Goal 3), penguatan pendidikan terkait dengan Quality Education (Goal 4), sementara kerja sama lintas institusi selaras dengan Partnerships for the Goals (Goal 17).

“Dengan demikian, UM tidak hanya hadir sebagai institusi pendidikan tinggi di tingkat nasional, tetapi juga bagian dari komunitas global yang berkontribusi nyata terhadap keberlanjutan dunia,” lugasnya.

Momentum Perbarui Komitmen

Menutup rangkaian acara, Hariyono kembali mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum memperbarui komitmen bersama.

“Marilah kita jadikan peringatan kemerdekaan ini sebagai momentum untuk memperbaharui komitmen kita, sehat dalam pikiran dan tindakan, bermartabat dalam setiap langkah, bersatu dalam gerak dan berdampak bagi UM, Bangsa Indonesia, dan Dunia,” pungkasnya. (05/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *