google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

UMM Lepas Ribuan Wisudawan, OJK Tekankan Inovasi Digital

  • Bagikan
Suasana wisuda UMM, Kamis (28/8/2025) (05/iKoneksi.com)
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mencatat tonggak sejarah akademik dengan menggelar Wisuda ke-119 pada Kamis (28/8/2025). Ribuan wisudawan dari berbagai fakultas resmi dilepas, menandai akhir perjalanan studi sekaligus awal pengabdian mereka di masyarakat. Acara ini bukan hanya menjadi perayaan akademik, tetapi juga momentum refleksi dan motivasi bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan global.

Orasi Ilmiah dari OJK

Momen wisuda kali ini semakin istimewa dengan hadirnya Prof. Dr. Agusman, S.E., Akt., MBA., Ph.D., Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya, sekaligus Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam orasi ilmiahnya, Agusman menyoroti transformasi besar yang tengah melanda sektor keuangan global akibat perkembangan teknologi digital. Ia menekankan bahwa layanan pembiayaan tidak lagi hanya bergantung pada perbankan konvensional, melainkan telah bergerak ke arah peer-to-peer lending dan berbagai platform digital yang lebih cepat, mudah, dan murah.

Komisaris OJK saat memberikan kuliah tamu dalam acara wisuda UMM, Kamis (28/8/2025) (05/iKoneksi.com)

Data OJK per Juni 2025 mencatat lebih dari 160 juta pengguna aktif telah terlibat dalam pembiayaan digital dengan total penyaluran dana mencapai Rp83 triliun. Angka ini menjadi bukti kuat bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.

“Generasi muda harus hadir sebagai penggerak inovasi. Dengan ilmu dan keberanian, tantangan bisa diubah menjadi peluang untuk memberdayakan UMKM, mendorong ekonomi hijau, dan memperkuat keuangan syariah,” tegasnya.

Penampilan Wisudawan Asing

Wisuda UMM kali ini juga menghadirkan suasana berbeda. Belasan mahasiswa asing ikut tampil memeriahkan acara dengan memainkan gamelan, membawakan tiga lagu tradisional: Suwe Ora Jamu, Mentok, dan Gundul-Gundul Pacul.

Tampilan ini berhasil memukau para tamu undangan. Tepuk tangan meriah menggema di dalam ruangan, menjadi bukti nyata bahwa budaya Indonesia mampu menyatukan perbedaan dan membangun keakraban lintas bangsa.

Apresiasi dari Muhammadiyah

Hadir pula Prof. Erwin Akib, M.Pd., Pd.D., anggota Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang menyampaikan apresiasi terhadap capaian UMM. Ia menilai keberhasilan kampus ini dalam meraih akreditasi unggul serta inovasi penyelesaian studi melalui karya monumental tanpa skripsi merupakan langkah progresif yang patut dicontoh.

“UMM tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga menanamkan karakter Islami. Keberhasilan ini bukan hanya kebanggaan kampus, melainkan juga milik Persyarikatan Muhammadiyah,” katanya.

Erwin menekankan alumni UMM diharapkan menjadi pionir perubahan, menghadirkan solusi konkret bagi persoalan masyarakat, serta memberi kontribusi nyata bagi bangsa.

Pesan Rektor UMM

Sementara itu, Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya membentuk pribadi thrivers. Menurutnya, wisudawan harus tangguh secara emosional, kuat secara mental, dan mampu memberi makna dalam setiap langkah kehidupan.

Ia menambahkan, perubahan zaman yang serba cepat menuntut generasi muda memiliki integritas, kecerdasan digital, dan visi jauh ke depan. Alumni UMM, kata Nazaruddin, harus menjadi agen inovasi yang tidak hanya mengejar kesuksesan pribadi, tetapi juga berkontribusi untuk masyarakat luas.

Rektor UMM saat memberikan sambutan, Kamis (28/8/2025) (05/iKoneksi.com)

“Perubahan zaman menuntut adaptasi cepat, visi jauh ke depan, dan semangat untuk terus belajar. Inilah bekal penting untuk menggapai Indonesia Emas 2045,” lugasnya.

Momentum Harapan Baru

Menurut Nazaruddin Wisuda ke-119 UMM bukan hanya tentang seremoni kelulusan, tetapi juga tentang harapan dan tanggung jawab. Ribuan wisudawan kini membawa bekal ilmu, karakter, dan nilai-nilai keislaman untuk menghadapi realitas dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Di tengah era digital, pesan yang berulang kali ditegaskan dalam acara ini adalah pentingnya berani berubah, berinovasi, dan menjadi bagian dari solusi. Dari kampus putih ini, lahir generasi baru yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman sekaligus menjadi agen perubahan menuju masa depan Indonesia yang lebih maju,” pungkas Nazaruddin. (05/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *