google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

UPT SDN 045 Tipang Kekurangan Fasilitas Belajar

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Humbahas, iKoneksi.com — Kondisi memprihatinkan tengah dihadapi Unit Pelaksana Teknis (UPT) SD Negeri 045 Tipang yang terletak di Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara. Sekolah dasar tersebut mengalami kekurangan mobiler dan fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar (KBM), yang berdampak langsung terhadap kenyamanan dan efektivitas proses pendidikan.

Situasi ini terungkap saat Bupati Humbahas, Oloan Paniaran Nababan, melakukan kunjungan kerja ke sekolah tersebut pada Kamis (22/5/2025). Dalam kunjungan yang penuh nuansa empati itu, Kepala Sekolah UPT SDN 045 Tipang, Oloi Marganda Sitinjak, menyampaikan langsung kondisi nyata di lapangan kepada orang nomor satu di Humbahas.

Ruang Belajar Tak Memadai

Dalam penjelasannya kepada Bupati, Oloi mengungkapkan sekolah yang ia pimpin masih kekurangan berbagai perlengkapan penting, seperti kursi, meja, lemari penyimpanan, papan tulis yang layak, serta fasilitas kebersihan yang mendukung. Kelangkaan ini berdampak pada kenyamanan siswa dan guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

“Kami masih kekurangan mobiler dasar seperti bangku dan meja siswa. Sebagian besar sudah rusak dan tidak layak pakai. Bahkan beberapa siswa harus berbagi tempat duduk dengan teman lainnya,” ungkap Oloi.

Ia juga menambahkan fasilitas lain seperti alat peraga pendidikan, perlengkapan perpustakaan, hingga fasilitas sanitasi juga jauh dari ideal. Kondisi ini, menurutnya, cukup menyulitkan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang layak dan menyenangkan.

Tanggapan Cepat Bupati Humbahas

Menanggapi laporan tersebut, Oloan langsung meminta pihak sekolah untuk segera melakukan inventarisasi kebutuhan secara rinci. Ia menegaskan setiap kekurangan harus didata dan dilaporkan ke Dinas Pendidikan agar dapat segera ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Segera buat daftar inventarisir mobiler dan fasilitas lainnya yang kurang memadai. Sampaikan melalui Dinas Pendidikan untuk ditindaklanjuti. Ini akan kami perbaiki agar proses KBM berjalan lebih baik,” tegas Oloan dengan nada serius namun penuh kepedulian.

Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas Utama

Dalam kunjungannya, Oloan juga menegaskan bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan dua sektor utama yang menjadi prioritas pemerintah daerah. Menurutnya, tanpa pendidikan yang layak dan kesehatan yang baik, sulit bagi suatu daerah untuk mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing. Ia pun mengajak seluruh tenaga pendidik di SDN 045 Tipang untuk tetap semangat dan tulus dalam menjalankan tugas mereka, meskipun menghadapi keterbatasan sarana.

“Bekerjalah dengan hati yang tulus dan ikhlas. Jangan pernah menyerah meski tantangan berat. Anak-anak kita adalah masa depan, dan mereka layak mendapatkan pendidikan yang terbaik,” ucapnya.

Harapan untuk Siswa: Rajin Belajar Demi Masa Depan

Tidak hanya menyemangati guru, Oloan juga menyampaikan pesan penuh makna kepada seluruh siswa UPT SDN 045 Tipang. Di hadapan para murid yang menyambut kedatangannya dengan antusias, ia mendorong mereka agar rajin belajar dan berani bermimpi besar.

“Kalian adalah masa depan bangsa dan negara. Jangan sia-siakan kesempatan untuk belajar. Belajarlah dengan giat, capai cita-cita kalian, dan jadilah kebanggaan keluarga serta daerah,” ungkap Oloan.

Komitmen Pemerintah: Pendidikan untuk Semua

Kunjungan Oloan ke UPT SDN 045 Tipang menjadi bukti konkret bahwa pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap kondisi sekolah-sekolah di wilayah pelosok. Komitmen ini sejalan dengan visi Humbahas sebagai daerah yang peduli pada kualitas sumber daya manusia.

“Kami juga terus menggulirkan program-program peningkatan mutu pendidikan, mulai dari pelatihan guru, bantuan beasiswa, perbaikan infrastruktur pendidikan, hingga digitalisasi pembelajaran secara bertahap. Dengan laporan yang sudah masuk, harapannya fasilitas di SDN 045 Tipang akan segera mendapatkan perhatian serius dan perbaikan dalam waktu dekat. Sehingga, proses KBM dapat berlangsung secara optimal dan siswa-siswi dapat belajar dalam suasana yang lebih baik,” jelas Oloan.

Saatnya Pendidikan di Pelosok Diperhatikan Serius

Kisah UPT SDN 045 Tipang hanyalah satu dari sekian banyak potret kondisi pendidikan di wilayah terpencil Indonesia. Namun, dengan adanya kunjungan dan perhatian langsung dari kepala daerah, menjadi harapan baru bahwa keadilan pendidikan tidak hanya dinikmati kota besar, tapi juga menjangkau hingga desa dan pegunungan. Oloan telah menunjukkan langkah awal yang konkret. Kini tinggal bagaimana jajaran pemerintah menindaklanjuti dengan cepat dan tepat, serta menjadikan sekolah-sekolah di wilayah seperti Tipang sebagai prioritas pembangunan yang tak bisa ditunda lagi.

“Karena sejatinya, masa depan bangsa dibangun dari ruang-ruang kelas kecil yang mungkin sunyi, namun penuh semangat belajar anak-anak Indonesia,” pungkas Oloan. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *