google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Wali Kota Batu Tegaskan Komitmen Ramah Difabel Lewat Halal Bihalal

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com – Suasana hangat dan penuh haru terasa menyelimuti Nawangsasi Hall, Hotel Purnama, Kecamatan Bumiaji, Rabu pagi (9/4/2025). Bukan sekadar halal bihalal biasa, kegiatan ini menjadi simbol nyata kepedulian Pemerintah Kota Batu terhadap para penyandang disabilitas. Dengan tema menyentuh Dalam Hening Haturkan Maaf dan Berbagi Kebahagiaan, kegiatan ini menyatukan hati berbagai pihak dalam satu semangat: kesetaraan.

Wali Kota Batu, Nurochman, bersama istri yang juga Ketua TP PKK Kota Batu, Siti Faujiyah Nurochman, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Mereka didampingi oleh Wakil Wali Kota Heli Suyanto dan istri, Ridha Heli Suyanto. Acara yang digelar berkat kolaborasi antara Kecamatan Bumiaji dan Hotel Purnama ini dihadiri oleh puluhan penyandang disabilitas, keluarga, serta perwakilan organisasi peduli difabel dan sejumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Batu.

Namun, yang paling menggugah adalah sambutan Wali Kota Batu, Nurochman yang mengandung pesan mendalam: Kota Batu bukan hanya untuk yang kuat dan sempurna, melainkan juga untuk semua tanpa terkecuali.

“Pemerintah Kota Batu terus berusaha menghadirkan ruang publik yang inklusif, ramah difabel, dan bebas diskriminasi. Fasilitas seperti pedestrian khusus dan perencanaan infrastruktur yang memperhatikan kebutuhan saudara-saudara difabel akan terus kami dorong,” tegas Nurochman.

Menurutnya, slogan seperti Batu Ramah Anak dan Batu Ramah Difabel tidak boleh berhenti sebagai retorika. Ia menekankan bahwa pemerintah harus menciptakan kebijakan yang benar-benar dirasakan dampaknya oleh masyarakat, terutama kelompok rentan.

“Kami tidak akan berhenti pada regulasi yang normatif. Komitmen kami adalah menghadirkan kebijakan nyata dari pembangunan fasilitas publik, penguatan layanan sosial, pemberdayaan ekonomi, hingga pendidikan dan pelatihan vokasi yang menyasar langsung penyandang disabilitas,” jelas Nurochman.

Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah hadirnya inovasi dari Kecamatan Bumiaji bernama Rumah Shining Disabilitas atau disingkat SHINDI. Inovasi ini menjadi pusat aktivitas dan pemberdayaan penyandang disabilitas, serta menjadi simbol dari tekad Pemkot Batu agar tak satu pun warganya tertinggal dalam pembangunan.

“Aku, kamu, kita semua setara!” seru Nurochman dengan semangat, yang langsung disambut tepuk tangan hangat dari para undangan.

Rangkaian kegiatan semakin menarik saat Wali Kota dan jajaran menyambangi pameran UMKM yang memamerkan hasil karya para penyandang disabilitas. Di sana, ditampilkan batik hasil tangan kreatif, kopi dengan label Jalan Pulang, keset kaki dari daur ulang, dan berbagai kerajinan lainnya. Produk-produk ini merupakan hasil karya dari Unique EM Diffable Indonesia, Persatuan Tuna Netra Indonesia Kota Batu, serta SLB Eka Mandiri dan SLBM Kota Batu.

Nurochman menyampaikan kekaguman dan apresiasinya.

“Karya-karya ini bukan hanya membanggakan, tapi juga membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak pernah membatasi semangat dan kreativitas,” jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batu, serta perwakilan instansi vertikal lainnya. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Kota Batu yang lebih inklusif, berdaya, dan setara.

“Halal bihalal ini bukan hanya ajang maaf-maafan, tetapi juga panggung afirmasi bahwa difabel adalah bagian utuh dari masyarakat, yang memiliki hak, suara, dan potensi untuk berkontribusi bagi kemajuan Kota Batu. Dengan langkah nyata yang telah diambil, Kota Batu perlahan tapi pasti menegaskan dirinya sebagai kota yang benar-benar ramah difabel bukan hanya dalam kata, tetapi dalam tindakan yang menyentuh kehidupan warganya secara langsung,” tutup Nurochman. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *