google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Wali Kota Malang Raih Penghargaan Nasional Bidang Perumahan

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Kota Malang kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada peringatan Hari Perumahan Nasional 2025 yang digelar Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman di Wisma Mandiri II, Jakarta Pusat, Senin (25/8), Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menerima penghargaan sebagai Pemerintah Kota Terbaik Delineasi Perkotaan dalam Penganggaran Bidang Perumahan dalam APBD Kabupaten/Kota.

Penghargaan Bergengsi untuk Kota Malang

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, kepada Wali Kota Wahyu yang hadir bersama Kepala DPUPRPKP serta Kepala Bappeda Kota Malang. Kehadiran pimpinan daerah bersama jajaran teknis memperlihatkan keseriusan Kota Malang menempatkan sektor perumahan sebagai prioritas pembangunan.

Bagi Wahyu, yang akrab disapa Pak Mbois, apresiasi ini bukan sekadar simbol, melainkan bukti bahwa Kota Malang telah menjalankan kebijakan pembangunan perumahan dengan terarah.

“Penghargaan ini menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab. Pemerintah Kota Malang berkomitmen memastikan warga memiliki akses terhadap hunian yang layak, aman, dan terjangkau. Prestasi ini lahir dari kerja bersama, sinergi perangkat daerah, serta dukungan penuh masyarakat Kota Malang,” ujar pak Mbois.

Wujud Dukungan Program Nasional

Dalam kesempatan itu, pak Mbois menegaskan penghargaan ini sekaligus menjadi bukti kesungguhan Kota Malang dalam mendukung program strategis nasional, yaitu pembangunan 3 juta rumah bagi rakyat Indonesia. Menurutnya, secara akumulatif, postur APBD Kota Malang dinilai pro perumahan rakyat oleh pemerintah pusat.

“Penghargaan ini juga menjadi bukti bahwa Kota Malang sungguh-sungguh mendukung dan mewujudkan salah satu program strategis nasional, yakni pembangunan 3 juta rumah bagi rakyat Indonesia,” ungkapnya.

Agenda Nasional yang Dihadiri Tokoh Penting

Acara peringatan Hari Perumahan Nasional tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, mulai dari para Menteri Perumahan periode sebelumnya, Ketua Satgas Perumahan Nasional, Menteri Dalam Negeri, Menteri PAN-RB, Jaksa Agung, Wakapolri, pimpinan Kementerian/Lembaga, hingga para gubernur, wali kota, dan bupati penerima penghargaan. Kehadiran lintas tokoh tersebut mempertegas bahwa isu perumahan bukan sekadar urusan teknis, melainkan agenda strategis nasional yang membutuhkan kolaborasi banyak pihak.

Konsistensi Kota Malang dalam Bidang Perumahan

Lebih jauh, pak Mbois menekankan konsistensi Kota Malang dalam penganggaran bidang perumahan telah berjalan cukup lama. Upaya tersebut tidak hanya mendukung pembangunan rumah baru, tetapi juga menyasar pengentasan kemiskinan melalui program bedah rumah bagi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Selain itu, Pemerintah Kota Malang juga memberikan dukungan pada pembangunan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) perumahan bersubsidi. Program ini menjadi bagian dari strategi nasional yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan adanya intervensi berlapis, ribuan keluarga di Kota Malang kini telah merasakan manfaat berupa hunian yang lebih sehat, layak, dan manusiawi,” urai Pak Mbois.

Pondasi Pembangunan Inklusif

Langkah berkelanjutan ini menjadi pondasi penting dalam mewujudkan Kota Malang yang inklusif dan berkeadilan. Komitmen pemerintah daerah terhadap penyediaan hunian layak diyakini mampu memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus menjawab tantangan urbanisasi yang kian kompleks.

Pak Mbois menutup pernyataannya dengan optimisme bahwa penghargaan tersebut akan menjadi dorongan baru bagi seluruh perangkat daerah dan masyarakat untuk terus bergerak bersama.

“Kami tidak akan berhenti di sini. Ini baru langkah awal menuju Kota Malang yang lebih baik, dengan perumahan yang menyejahterakan rakyatnya,” tandasnya. (05/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *