google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Wali Kota Tutup Paralimpik Batu, Janji Wali Kota Cup 2026

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com – Kejuaraan Paralimpik pertama di Kota Batu resmi ditutup dalam sebuah upacara penyerahan penghargaan yang penuh semangat dan apresiasi, Sabtu (26/7/2025), di Gelanggang Olahraga (GOR) Gajahmada. Wali Kota Batu, Nurochman, hadir langsung menutup kejuaraan sekaligus memberikan medali kepada para atlet disabilitas yang telah menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam berbagai cabang olahraga.

Dalam sambutannya, Wali Kota Batu, Nurochman menyampaikan rasa bangga dan penghargaan yang tinggi kepada para atlet, pelatih, orang tua, serta panitia penyelenggara dari NPCI (National Paralympic Committee of Indonesia) Kota Batu. Ia menyebut bahwa kejuaraan ini bukan hanya sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga simbol komitmen dan langkah awal menuju olahraga yang inklusif di Kota Batu.

“Ini adalah sejarah. Untuk pertama kalinya, Kota Batu menggelar kejuaraan Paralimpik, dan saya merasa bangga bisa menjadi bagian dari momen ini. Tahun depan, kita akan lanjutkan dengan Wali Kota Cup sebagai bentuk konsistensi dalam memajukan olahraga disabilitas,” tegas Nurochman disambut tepuk tangan para peserta.

Nurochman menekankan Pemerintah Kota Batu siap memperkuat sarana dan prasarana olahraga bagi atlet disabilitas. Ia juga mengungkapkan bahwa Komisi C DPRD Kota Batu akan membantu pengadaan fasilitas dan alat latihan yang memadai pada tahun anggaran 2026.

“Komitmen ini bukan hanya janji, melainkan langkah nyata. Saya akan pastikan semua kebutuhan disiapkan agar para atlet bisa berlatih lebih baik dan tampil lebih percaya diri di level yang lebih tinggi,” ujarnya penuh semangat.

Selain menyoroti aspek teknis dan dukungan anggaran, Wali Kota juga memberikan apresiasi khusus kepada para orang tua atlet. Ia menyadari bahwa keberhasilan anak-anak dalam ajang ini tak lepas dari peran besar keluarga, khususnya orang tua yang dengan penuh kasih mendampingi dan mendukung mereka.

Dalam momen penutupan itu, Pemerintah Kota Batu juga menegaskan kembali visinya menjadikan Batu sebagai kota yang ramah anak, termasuk bagi anak-anak disabilitas.

“Kami mohon dukungan semua pihak agar kebijakan dan program yang kita susun benar-benar berdampak langsung bagi kesejahteraan para penyandang disabilitas,” katanya.

Penutupan kejuaraan ini tidak hanya menjadi akhir dari rangkaian pertandingan, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam pembangunan olahraga inklusif. Semangat para atlet yang tampil luar biasa menjadi inspirasi bagi banyak pihak bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih prestasi.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Batu, Punjul Santoso, beserta seluruh pimpinan dan anggota Komisi C DPRD, jajaran Forkopimda, Kepala OPD Pemkot Batu, serta para pelatih dan keluarga atlet. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi penanda kuatnya dukungan lintas sektor terhadap dunia olahraga disabilitas di Kota Batu.

Upacara penutupan kemudian ditutup secara simbolis dengan penyematan medali oleh Wali Kota Batu kepada para juara. Dalam kesempatan itu, Nurochman berpesan kepada seluruh atlet agar terus semangat, tak berhenti berlatih, dan tetap percaya diri mengejar prestasi.

“Selamat kepada para juara. Untuk yang belum mendapatkan medali, kalian tetap luar biasa. Prestasi kalian hari ini adalah kebanggaan bagi Kota Batu,” lugasnya.

Dengan berakhirnya kejuaraan ini, Pemerintah Kota Batu membuka babak baru dalam pembangunan olahraga disabilitas.

“Wali Kota Cup 2026 telah digaungkan, dan semangat inklusif mulai ditanamkan dari sekarang. Kota Batu pun bergerak pasti menuju kesetaraan di semua lini, termasuk di lapangan olahraga,” pungkas Nurochman. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *