google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kemenag Kota Malang Salurkan Rp193 Juta untuk 650 Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas

  • Bagikan
banner 468x60
Penyerahan santunan secara simbolis kepada anak yatim dan penyandang disabilitas. Kamis (25/6/2026)(Aisyah Dyah Novayanti Suep/ikoneksi.com)

Kota Malang, iKoneksi.com – Sebanyak 650 anak yatim dan penyandang disabilitas menerima bantuan dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang di MAN 2 Kota Malang, Rabu (25/6/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan 10 Muharam tersebut menyalurkan bantuan senilai Rp193 juta sekaligus menjadi upaya memperluas kepedulian sosial terhadap kelompok rentan di Kota Malang.

Kepala Kemenag Kota Malang H. Achmad Shampton, S.HI mengatakan, peringatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum untuk menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian bersama.

Menurutnya, Muharam memiliki makna khusus sebagai bulan untuk memperkuat solidaritas sosial. Karena itu, Kemenag berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi penerima.

“Ini merupakan peringatan yang luar biasa yang dilaksanakan oleh Kemenag dalam rangka 10 Muharam dan menjadi keinginan masyarakat juga karena ini merupakan lebaran untuk anak yatim dan penyandang disabilitas. Kita sama-sama merayakan dan juga membagi kebahagiaan. Kegiatan ini bukan hanya seremonial karena memang menjadi kewajiban kita untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan, terutama anak-anak yatim dan penyandang disabilitas. Hari ini jumlah penerimanya 650 orang dengan total bantuan sebesar Rp193 juta,” kata Shampton.

Ia menjelaskan, data penerima manfaat diperoleh dari berbagai sumber, mulai dari Kemenag, pemerintah daerah, hingga lembaga terkait lainnya. Pendataan dilakukan melalui sistem informasi yang dikembangkan Kemenag agar bantuan dapat tersalurkan lebih merata dan menghindari tumpang tindih penerima.

“Semuanya datanya dari Kemenag, dari dinas-dinas terkait, sehingga dapat kami upayakan lebih merata. Kami juga memiliki sistem informasi penyandang disabilitas dan anak yatim agar usulan bantuan tidak tumpang tindih dan penerima manfaat dapat terdata dengan baik,” sebut dia.

“Melalui kegiatan tersebut, Kemenag Kota Malang berharap semangat berbagi pada bulan Muharam tidak berhenti pada satu perayaan, tetapi menjadi budaya sosial yang terus tumbuh di tengah masyarakat,” lugasnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *