google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Reses Eko Hadi Purnomo Serap Aspirasi, Lima Persoalan Utama Jadi Sorotan

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Persoalan pelayanan kesehatan, pendidikan, transportasi umum, kebudayaan, hingga pengelolaan sampah mendominasi aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kota Malang, Eko Hadi Purnomo, yang digelar di Ocean Garden, Selasa (7/6/2026). Sebanyak 200 warga dari berbagai wilayah Kota Malang hadir untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi.

Eko Hadi Purnomo mengatakan peserta reses berasal dari berbagai kelurahan yang ada di Kecamatan Blimbing meski sebagian besar merupakan pengurus dan relawan dari wilayah Kecamatan Blimbing. Menurutnya, forum reses menjadi sarana penting untuk mendengar kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan setiap aspirasi dapat diperjuangkan dalam pembahasan kebijakan daerah.

“Dari seluruh masukan yang kami terima, ada lima isu utama yang paling banyak disampaikan masyarakat,” ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Isu pertama yang paling banyak dikeluhkan adalah sektor kesehatan. Warga berharap pelayanan kesehatan semakin mudah diakses tanpa terbebani biaya, sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh layanan medis yang layak.

“Selain kesehatan, masyarakat juga menyoroti sektor pendidikan. Aspirasi yang muncul menginginkan pendidikan dasar, khususnya jenjang SD dan SMP, dapat diakses secara gratis dan merata sehingga tidak ada lagi warga yang kesulitan memperoleh layanan pendidikan,” ucap dia.

Persoalan transportasi juga menjadi perhatian serius. Dalam forum tersebut, salah satu warga Joko Pramono berharap Pemerintah Kota Malang menghadirkan sistem transportasi umum yang lebih baik, nyaman, dan mampu menjangkau kebutuhan mobilitas masyarakat di berbagai kawasan.

Menanggapi hal itu, Eko mengungkapkan salah satu gagasan yang sedang didorong adalah penyediaan angkutan umum gratis, terutama bagi pelajar dan mahasiswa.

“Konsep yang kami dorong adalah angkutan umum gratis bagi pelajar dan mahasiswa menuju sekolah maupun kampus. Soal apakah nantinya menggunakan layanan Trans Jatim atau skema lain masih akan dibahas lebih lanjut bersama pemerintah,” terang dia.

Tak hanya itu, pelaku seni dan budaya juga menitipkan aspirasi agar pemerintah memberikan perhatian lebih besar terhadap pengembangan sektor kebudayaan sebagai bagian dari pembangunan Kota Malang.

“Di sisi lain, persoalan kemacetan lalu lintas dan pengelolaan sampah kembali menjadi keluhan yang banyak disampaikan masyarakat. Warga menilai program pemilahan sampah sejak dari sumber harus segera diterapkan secara lebih masif agar persoalan sampah yang selama ini menjadi pekerjaan rumah Kota Malang dapat diatasi,” terang dia.

Menurut Eko, seluruh masukan yang diterima dalam reses akan dihimpun dan dibawa ke forum DPRD untuk diperjuangkan menjadi bagian dari program pembangunan daerah.

“Intinya seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi bahan perjuangan kami agar dapat diakomodasi dalam kebijakan pemerintah. Reses bukan sekadar mendengar keluhan, tetapi memastikan setiap aspirasi memiliki peluang untuk diwujudkan melalui program pembangunan Kota Malang,” tegasnya.

Ia berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat terus terjalin sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan warga.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *