google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Reses DPRD Kota Malang Tak Sekadar Serap Aspirasi, Rendra Edukasi Warga Soal BPJS

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Reses Anggota DPRD Kota Malang, Rendra Masdrajat Safaat, berlangsung berbeda dari agenda serap aspirasi pada umumnya. Selain mendengarkan berbagai keluhan masyarakat, kegiatan yang digelar di Mall Dinoyo, Selasa (7/6/2026), juga diisi edukasi mengenai layanan BPJS Kesehatan serta pendampingan hukum yang banyak dibutuhkan warga.

Sekitar 200 peserta mengikuti kegiatan yang dibagi dalam dua sesi. Masing-masing sesi dihadiri sekitar 100 orang yang berasal dari relawan Jiren, Relawan Keluarga Indonesia (RKI), serta masyarakat yang diundang untuk mengikuti dialog langsung bersama legislator tersebut.

Rendra mengatakan pemilihan Mall Dinoyo sebagai lokasi reses bukan tanpa alasan. Menurutnya, pusat perbelanjaan itu berada di lokasi strategis, mudah diakses dari berbagai wilayah Kota Malang, memiliki area parkir yang memadai, serta sudah dikenal luas oleh masyarakat.

“Lokasi ini berada di tengah kota sehingga mudah dijangkau. Ketika kami mengundang masyarakat, mereka langsung mengetahui tempatnya sehingga memudahkan kehadiran peserta,” kata Rendra.

Ia menjelaskan, reses kali ini dirancang bukan hanya sebagai forum menyampaikan aspirasi, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat mengenai persoalan yang sering dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

“Salah satu materi yang mendapat perhatian besar adalah pelayanan BPJS Kesehatan. Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai prosedur penggunaan BPJS, mekanisme rujukan melalui Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), hingga berbagai kendala administratif yang kerap membingungkan masyarakat,” sebut politisi PKS itu.

Untuk memberikan penjelasan yang lebih komprehensif, Rendra menghadirkan narasumber dari BPJS Kesehatan yang berpengalaman menangani pelayanan peserta.

“Selain menjelaskan prosedur BPJS, kami juga membahas berbagai studi kasus yang sering dialami masyarakat. Alhamdulillah, narasumber dapat menjawab berbagai pertanyaan sehingga warga memperoleh solusi sekaligus pemahaman yang lebih baik,” ucap dia.

Diskusi berlangsung interaktif. Sejumlah peserta menyampaikan pengalaman mereka terkait proses rujukan, layanan kesehatan, hingga persoalan administrasi kepesertaan BPJS. Berbagai persoalan tersebut dibahas secara langsung agar masyarakat memahami prosedur yang benar ketika memanfaatkan layanan kesehatan. Tak hanya fokus pada isu kesehatan, Rendra juga memperkenalkan Jiren ID, organisasi yang dibentuk sebagai wadah pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program sosial dan peningkatan kapasitas.

Menurutnya, Jiren ID akan menjadi ruang kolaborasi yang menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari pendampingan hukum, pelatihan internet marketing, pelatihan peningkatan kapasitas masyarakat, hingga berbagai program pemberdayaan lainnya.

“Jiren ID kami bentuk sebagai wadah yang menghimpun masyarakat dalam kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Ke depan akan ada pendampingan hukum, pelatihan internet marketing, peningkatan kapasitas masyarakat, dan berbagai program pemberdayaan lainnya. Harapannya organisasi ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Rendra menambahkan, pada agenda reses berikutnya keterlibatan relawan dan simpatisan yang tergabung dalam Jiren ID akan terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh informasi sekaligus dapat menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat.

“Melalui konsep reses yang dipadukan dengan edukasi publik, ia berharap masyarakat tidak hanya memperoleh ruang menyampaikan keluhan, tetapi juga mendapatkan pengetahuan praktis yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya terkait akses layanan kesehatan dan pendampingan hukum,” pungkas dia.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *