Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

346 Guru PJOK Lulus Program NPET 2026, Dorong Budaya Hidup Sehat di Sekolah

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Upaya membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah terus didorong. Salah satunya melalui penguatan peran guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).

 

Hal itu dilakukan di tengah tantangan gaya hidup anak dan remaja yang kian beragam. Mulai pola makan yang belum seimbang, minim aktivitas fisik, tingginya penggunaan gawai, hingga kualitas istirahat yang masih kurang. Kondisi tersebut dinilai turut berpengaruh terhadap kesehatan dan tumbuh kembang peserta didik.

 

Melihat kondisi tersebut, Nutrifood bersama Guru Belajar Foundation kembali menggelar Nutrifood Physical Education Teacher (NPET) 2026. Program tersebut menyasar pengembangan kapasitas guru PJOK dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Program berlangsung sekitar lima bulan. Para peserta mengikuti pembelajaran mandiri, pelatihan bersama narasumber, pendampingan implementasi, hingga menerapkan hasil pembelajaran di sekolah masing-masing. Pengalaman tersebut kemudian dituangkan melalui Cerita Perubahan sebagai bentuk refleksi sekaligus praktik baik yang dapat dibagikan kepada guru lainnya.

 

Hasilnya, sebanyak 346 guru PJOK dari berbagai jenjang di seluruh Indonesia dinyatakan lulus NPET 2026. Dari program tersebut, muncul ratusan cerita perubahan terkait penerapan literasi fisik, literasi nutrisi, serta pentingnya istirahat berkualitas dalam pembelajaran PJOK.

 

Tak hanya itu. Para guru juga membangun kolaborasi bersama warga sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat.

 

Puncak rangkaian program ditandai dengan Perayaan Belajar & Festival Gaya Hidup Sehat 2026. Tahun ini, kegiatan mengusung tema ‘Merayakan Perubahan, Menginspirasi Hidup Sehat di Sekolah’.

 

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, perayaan tahun ini digelar secara luring di 18 Nutrihub yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

 

Untuk wilayah Malang, kegiatan berlangsung pada Sabtu (8/8/2026) di Nutrihub Malang. Acara tersebut turut menghadirkan perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang serta Dinas Kesehatan Kota Malang sebagai mitra strategis.

 

Selain itu, sebanyak 12 guru yang lulus NPET 2026 batch 2 juga hadir. Mereka berasal dari berbagai jenjang sekolah di Malang Raya, meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, dan Lumajang. Sejumlah perwakilan sekolah lainnya juga hadir untuk mengenal lebih jauh program tersebut.

 

Beragam kegiatan mewarnai perayaan tersebut. Di antaranya refleksi perjalanan belajar, penyampaian pesan dan harapan dari CEO Nutrifood serta Head of Operation Guru Belajar Foundation, sesi berbagi praktik baik dan Cerita Perubahan dari guru terpilih sebagai Pembicara Festival Gaya Hidup Sehat, prosesi kelulusan, hingga Commitment Wall.

 

Dalam sesi Commitment Wall, setiap peserta menuliskan satu aksi nyata yang akan dilakukan setelah program berakhir.

 

CEO Nutrifood Mardi Wu mengatakan, tantangan kesehatan anak saat ini tidak hanya berkaitan dengan penyakit. Perubahan gaya hidup juga turut memengaruhi kualitas hidup dan proses belajar anak.

 

Menurutnya, menciptakan generasi yang sehat membutuhkan perubahan kebiasaan secara konsisten. Bukan sekadar menambah pengetahuan. Sekolah dinilai menjadi ruang strategis karena kebiasaan tersebut dapat dibangun dalam keseharian peserta didik.

 

“Guru PJOK tidak hanya mengajarkan olahraga, tetapi juga membangun kesadaran, kebiasaan, dan karakter hidup sehat. NPET adalah wujud komitmen Nutrifood untuk berinvestasi pada penguatan kapasitas guru sebagai pemimpin perubahan yang memberikan dampak jangka panjang. Perayaan Belajar ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari gerakan yang lebih luas,” ujar Mardi Wu.

 

Sementara itu, Head of Operation Guru Belajar Foundation Maman Basyaiban menegaskan, perubahan dalam dunia pendidikan selalu berawal dari guru yang mau terus belajar, melakukan refleksi, dan mencoba hal-hal baru.

 

Selama mengikuti NPET 2026, para guru menjalani rangkaian proses mulai pembelajaran, implementasi, pendampingan, hingga refleksi dan dokumentasi Cerita Perubahan. Proses tersebut menunjukkan bahwa perubahan dapat lahir dari konsistensi dan kolaborasi.

 

“Tercatat sebanyak 346 guru PJOK telah menunjukkan komitmennya dalam menyelesaikan rangkaian aktivitas pelatihan hingga melakukan implementasi pembelajaran. Ratusan cerita perubahan yang berhasil terkumpul turut membuktikan bahwa perubahan kecil yang dilakukan guru PJOK ternyata mampu memberikan dampak besar bagi murid, sekolah, dan komunitasnya,” kata Maman.

 

Dia berharap proses belajar yang telah dilalui para guru tidak berhenti setelah program selesai. Sebaliknya, para peserta diharapkan terus membangun komunitas yang saling menginspirasi dan memperluas dampak positif di sekolah masing-masing.

 

Melalui Perayaan Belajar & Festival Gaya Hidup Sehat 2026, Nutrifood dan Guru Belajar Foundation menegaskan bahwa perubahan budaya hidup sehat di sekolah merupakan proses berkelanjutan.

 

Semangat para guru PJOK diharapkan dapat menular dari kelas kepada murid, kemudian dari murid kepada keluarga, hingga menjangkau ekosistem pendidikan dan masyarakat secara lebih luas.

 

Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi seremoni penutupan program. Namun juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan tangguh.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *