google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

KONI Kota Malang Bidik Runner Up Porprov Jatim 2027, Cabor Unggulan Digenjot

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang mulai memanaskan mesin persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 yang akan berlangsung di Surabaya. Targetnya tidak main-main. KONI Kota Malang membidik posisi runner up sekaligus mengamankan sebanyak mungkin medali emas dari berbagai cabang olahraga (cabor).

Sekretaris KONI Kota Malang, Joko Purwosusanto, mengatakan persiapan saat ini telah memasuki tahap seleksi atlet yang dilakukan masing-masing cabor. Tahapan tersebut menjadi fondasi sebelum atlet masuk program pemusatan latihan.

“Persiapan KONI saat ini seleksi atlet oleh cabor,” ujar Joko.

Seleksi Atlet Jadi Gerbang Menuju Puslatkot

Setelah proses seleksi, KONI Kota Malang berencana menggelar Pra-Puslatkot pada September hingga Desember 2026. Tahap ini menjadi bagian penting untuk memetakan kemampuan atlet sekaligus menentukan komposisi terbaik yang akan dipersiapkan menghadapi Porprov. Selanjutnya, program Puslatkot dijadwalkan berlangsung mulai Januari hingga Juni 2027.

“Setelah rangkaian pemusatan latihan tersebut rampung, para atlet akan memasuki arena Porprov Jatim 2027 pada Juli 2027,” tutur dia.

Menurut Joko, pola persiapan bertahap tersebut diharapkan membuat pembinaan atlet lebih terukur. KONI tidak hanya mengejar jumlah atlet yang berangkat, tetapi memastikan atlet yang tampil benar-benar memiliki kesiapan untuk bersaing memperebutkan medali.

Enam Cabor Jadi Andalan Raih Emas

KONI Kota Malang juga telah memetakan sejumlah cabor yang menjadi tumpuan untuk mendulang medali. Joko menyebut biliar, wushu, renang, berkuda, hapkido, dan dance sport sebagai cabor unggulan yang akan mendapatkan perhatian lebih dalam persiapan menuju Porprov. Cabor-cabor tersebut akan digenjot agar mampu memberikan kontribusi maksimal, terutama dalam perburuan medali emas.

“Untuk cabor unggulan akan digenjot agar bisa meraih banyak emas,” kata Joko.

“Strategi tersebut menjadi penting karena persaingan dalam Porprov Jatim dipastikan berlangsung ketat. Kota Malang harus menyiapkan atlet dengan performa terbaik jika ingin memenuhi target masuk dua besar klasemen akhir,” sambung dia.

Empat Cabor Baru Tambah Kekuatan

Selain mengandalkan cabor yang selama ini menjadi kekuatan Kota Malang, KONI juga memperluas potensi prestasi melalui sejumlah cabang olahraga baru. Tahun ini, terdapat empat cabor baru yang masuk dalam pembinaan KONI Kota Malang, yakni sepak bola mini, padel, trail run atau lari gunung, serta orado. Kehadiran cabor baru tersebut membuka peluang tambahan bagi Kota Malang untuk berburu medali pada Porprov 2027.

Namun, Joko menegaskan keberhasilan target tersebut membutuhkan persiapan yang matang dan konsisten.

Optimistis Kota Malang Bisa Runner Up

Dengan waktu persiapan yang masih cukup panjang, KONI Kota Malang optimistis mampu meningkatkan performa kontingen dibandingkan gelaran sebelumnya.

“Seleksi atlet, Pra-Puslatkot, hingga Puslatkot akan menjadi rangkaian penting untuk memastikan atlet yang dikirim merupakan mereka yang paling siap secara teknis dan mental,” ungkap Joko.

Joko meyakini persiapan yang dilakukan secara matang dapat membawa Kota Malang menembus posisi runner up Porprov Jatim 2027.

“Dengan persiapan yang matang, saya yakin bisa runner up dan membawa banyak emas,” tegasnya.

Target tersebut kini menjadi pekerjaan bersama KONI, pengurus cabor, pelatih, dan para atlet. Enam cabor unggulan diharapkan menjadi mesin utama perolehan emas, sementara empat cabor baru berpeluang memberikan kejutan di arena Porprov.

“Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Kota Malang akan memasuki Porprov Jatim 2027 bukan sekadar sebagai peserta, tetapi dengan ambisi kuat untuk bersaing di papan atas,” tukas Joko.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *