Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Aktivitas Dagang Meluber ke Jalan, DPRD Kota Malang Desak Perluasan Penataan Pasar Tradisional

  • Bagikan
Aktivitas Pasar Kebalen
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – DPRD Kota Malang mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memperluas penataan pasar tradisional. Pasalnya, aktivitas pedagang yang berjualan di badan jalan di sejumlah pasar dinilai memicu kemacetan dan mengganggu ketertiban kawasan pasar. Hal tersebut telah terlihat di sejumlah pasar, seperti Pasar Gadang dan Pasar Kebalen.

Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, H. Bayu Rekso Aji, A.Md., mengatakan persoalan pasar bukanlah masalah baru. Selama bertahun-tahun DPRD telah berulang kali mendorong pemerintah kota untuk melakukan penataan melalui rapat dengar pendapat (RDP), pemanggilan organisasi perangkat daerah (OPD), hingga penyampaian rekomendasi resmi.

“Permasalahan saat ini tidak bisa lepas dari bertahun-tahun ke belakang, bicara tentang pasar, kita terus menyampaikan, mendorong, mengkritik agar penataan lebih serius,” ucap politisi PKS itu.

Menurut Bayu, lemahnya kebijakan menjadi salah satu penyebab persoalan pasar tidak kunjung terselesaikan. Selain itu, permasalahan juga berasal dari banyaknya pelanggar peraturan. Namun, Bayu menegaskan bahwa ke depannya penertiban akan terus diperluas.

“Salah satu pasar yang mulai mendapat perhatian adalah Pasar Tawangmangu. DPRD menerima laporan semakin banyak aktivitas jual beli terjadi di luar area pasar. Kondisi tersebut dinilai perlu segera diantisipasi sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar,” jelas dia.

Bayu menegaskan, penataan pasar tidak cukup hanya dilakukan sesekali.

“Dibutuhkan pengawasan berkelanjutan, penegakan aturan yang konsisten, serta dukungan penuh dari pemerintah kota agar pasar tradisional tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat,” tekannya.

Selain keterlibatan aktif dari legislatif dan pemerintah kota, media massa juga berperan penting untuk terus mengoptimalkan kinerja untuk turut serta mengawasi keberlanjutan. Hal ini disampaikan oleh Dr. H. Indra Permana, S.E., M.M., anggota Komisi B DPRD Kota Malang, yang menyatakan sampai hari ini kekuatan media masih sangat besar.

“Untuk membangun kota malang ini kolaborasi yang cantik yang bisa dimainkan oleh media itu sangat penting. Pemerintah, akademisi, dan media harus aktif,” tukasnya.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *