Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Banyu Biru Dorong Lahirnya Wirausahawan Tangguh dari Mojokerto

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Mojokerto, iKoneksi.com — Dalam upaya memperkuat perekonomian daerah berbasis keterampilan dan kemandirian industri, Anggota Komisi VII DPR RI, Banyu Biru Djarot, menggandeng Kementerian Perindustrian RI menggelar kegiatan Bimbingan Teknologi (Bimtek) bertajuk “Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil se-Kabupaten dan Kota Mojokerto” di Hotel Aston Mojokerto, Senin (27/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari pelaku industri kecil, calon wirausaha baru, hingga masyarakat umum yang ingin menambah keterampilan praktis di bidang produksi dan perawatan peralatan industri. Banyu Biru menjelaskan bahwa kegiatan Bimtek ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi juga menjadi pintu awal untuk mencetak wirausahawan yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi tantangan industri masa depan. 

Dalam sambutannya, Banyu menegaskan penguatan hard skill menjadi fondasi utama bagi masyarakat agar bisa berdaya saing di tengah perubahan ekonomi yang cepat. Menurutnya, sebelum berbicara soal modal atau pemasaran, kemampuan dasar dalam menguasai keterampilan teknis harus ditanamkan terlebih dahulu.

“Jadi ibu-ibu, bapak-bapak, tiga atau empat hari ke depan ini penting. Karena di sinilah kita belajar hard skilling. Dari yang semula tidak punya keahlian tertentu, kita ubah menjadi punya talenta baru. Kalau sudah ada diversifikasi talenta, itu akan membuka diversifikasi ikhtiar. Dengan keterampilan baru, insya Allah rezeki dan peluang ekonomi akan ikut terbuka,” kata Banyu dengan nada tegas namun penuh semangat.

Ia menekankan pelatihan ini bukan kegiatan seremonial, melainkan proses nyata membentuk masyarakat produktif. Melalui pelatihan langsung dari tenaga profesional, peserta diharapkan mampu mengubah kemampuan dasar menjadi keterampilan yang aplikatif dan bernilai ekonomi.

Banyu menjelaskan Bimtek kali ini fokus pada tiga bidang pelatihan yang dinilai paling diminati dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Mojokerto. Pertama, pelatihan pembuatan dan pengolahan roti. Kedua, pelatihan servis dan perawatan pendingin udara (AC). Ketiga, pelatihan keterampilan.

“Tiga pelatihan ini kami pilih karena hasil survei di lapangan menunjukkan tingginya minat masyarakat di bidang tersebut. Ada yang sudah bisa mengolah adonan roti, tapi ingin memperdalam resep dan tekniknya. Ada juga yang tertarik belajar servis AC, karena keterampilannya bisa langsung menghasilkan. Semua ini punya potensi ekonomi nyata,” jelasnya kepada iKoneksi.com seusai acara, Senin (27/10/2025).

Menurut Banyu, keberhasilan ekonomi masyarakat tidak semata ditentukan oleh besarnya modal, tetapi oleh kemampuan beradaptasi terhadap kebutuhan pasar dan kesiapan mengasah diri. Dengan bekal keterampilan praktis, masyarakat dapat lebih mandiri dan tidak bergantung pada sektor formal semata.

“Rezeki itu bisa datang dari arah yang tidak disangka-sangka. Siapa tahu setelah belajar benerin AC, justru bisa membuka usaha sendiri dan memberdayakan tetangga. Atau setelah bisa bikin roti, malah jadi pemasok besar di pasar. Semua ini berawal dari kemauan untuk belajar dan meningkatkan hard skill,” ujar Banyu penuh optimisme.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini harus menjadi program berkelanjutan, bukan sekadar agenda tahunan. Sebab, pengembangan wirausaha kecil menengah (IKM) adalah tulang punggung perekonomian daerah sekaligus pilar pertumbuhan nasional. Melalui sinergi antara DPR RI dan Kementerian Perindustrian, Banyu berharap semakin banyak masyarakat yang mampu naik kelas menjadi pelaku industri kreatif yang mandiri dan inovatif.

Acara pembukaan Bimtek turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Wakil Wali Kota Mojokerto, Ketua DPRD Kota Mojokerto, Asisten I Bupati Mojokerto Tatang, serta Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Yedi Sabariyadi. Kehadiran mereka menandai dukungan penuh pemerintah daerah terhadap penguatan ekosistem kewirausahaan di Mojokerto.

Di akhir acara, Banyu secara resmi membuka kegiatan Bimtek dengan doa bersama dan seruan semangat kepada seluruh peserta untuk tidak berhenti belajar.

“Mari kita jemput rezeki dengan cara memperkaya diri. Perkaya keterampilan, perluas kemampuan, karena rezeki akan datang bagi mereka yang siap. Semoga pelatihan ini membawa berkah dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik,” tutupnya.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *