google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Gebyar Imunisasi HPV di Kota Malang, Upaya Dinkes Dan Polresta Malang Kota Mencegah Kanker Serviks

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Kota Malang kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan masyarakat, terutama bagi remaja putri, dengan meluncurkan program imunisasi Human Papillomavirus (HPV) secara gratis. Program ini bertujuan mencegah kanker leher rahim atau serviks yang menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita. Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggandeng Polresta Malang Kota untuk menyukseskan program ini. Rapat koordinasi persiapan pelaksanaan imunisasi HPV digelar pada Senin (16/12/2024) di ruang rapat Melati, Kantor Dinkes Kota Malang. Rapat ini dipimpin oleh Wakapolresta Malang Kota, AKBP Adhitya Panji Anom, S.I.K., bersama Kepala Dinkes Kota Malang, dr. Husnul Muarif.

Gebyar Imunisasi Perdana di Jawa Timur

Kadinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan, program imunisasi HPV ini menjadi yang pertama di Jawa Timur dengan sasaran utama remaja putri usia 15 tahun, khususnya siswi kelas 3 SMP. Sebanyak 6.500 remaja putri, baik yang masih bersekolah maupun tidak, ditargetkan mendapatkan imunisasi ini. Kegiatan puncak akan berlangsung pada Jumat (20/12/2024) di SMPN 3 Kota Malang.

“Kami mengadakan gebyar imunisasi ini sebagai langkah awal untuk melindungi generasi muda dari risiko kanker serviks. Imunisasi ini sangat penting karena kanker serviks menjadi salah satu penyebab utama kematian pada wanita di Indonesia,” kata Husnul.

Ia juga menjelaskan program ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat dalam upaya pencegahan kanker serviks sejak dini.

“Vaksin ini diberikan secara gratis khusus untuk remaja putri usia 15 tahun,” terang Husnul.

Sosialisasi Masif untuk Edukasi Masyarakat

Sebagai bagian dari persiapan, Dinkes Kota Malang menggelar sosialisasi melalui Zoom Meeting kepada siswi SMP se-Kota Malang pada Selasa (17/12/2024).

“Langkah ini dilakukan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya imunisasi HPV sebagai pencegahan terhadap infeksi menular seksual yang paling umum di dunia,” seru Husnul.

Husnul juga menyebutkan, berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan, sekitar 19% wanita dewasa yang sudah menikah di Kota Malang terdeteksi memiliki kasus HPV.

“Dengan imunisasi ini, kami ingin memutus rantai penyebaran virus dan melindungi generasi muda kita,” jelasnya.

Bagi wali murid atau siswa yang masih ragu terhadap imunisasi HPV, Dinkes akan memberikan edukasi tambahan agar program ini bisa mencapai target 100%.

“Kami juga meminta dukungan Dinas Pendidikan untuk menyediakan data siswa guna memudahkan proses imunisasi,” ucap Husnul.

Dukungan Penuh dari Polresta Malang Kota

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang SH, S.I.K., M.Si, melalui Wakapolresta AKBP Adhitya Panji Anom, menyatakan komitmen Polri dalam mendukung kelancaran pelaksanaan imunisasi ini. Pihaknya bahkan siap memberikan pengawalan saat kegiatan berlangsung di lima kecamatan di Kota Malang.

“Polri tidak hanya bertugas sebagai penegak hukum, tetapi juga berperan aktif dalam menyelamatkan generasi penerus bangsa. Kami mendukung penuh program ini dan siap mengawal pelaksanaan imunisasi HPV di setiap wilayah,” tegas Adhitya.

Adhitya menyebutkan Kapolresta Nanang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam menyosialisasikan program ini.

“Kesuksesan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat luas. Bersama, kita bisa menciptakan generasi muda yang sehat dan bebas dari ancaman kanker serviks,” tutur Adhitya.

Upaya Membangun Masa Depan yang Sehat

Program imunisasi HPV gratis ini diharapkan menjadi langkah awal yang signifikan dalam menciptakan generasi muda yang sehat, khususnya di Kota Malang. Pelaksanaan yang hanya dilakukan satu kali dalam setahun ini menjadi kesempatan emas bagi remaja putri untuk melindungi diri mereka dari ancaman kanker serviks di masa depan.

“Dengan dukungan penuh dari Dinkes, Polresta Malang Kota, dan masyarakat, gebyar imunisasi ini bukan hanya sebuah terobosan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk kesehatan generasi penerus bangsa,” tandas Adhitya. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *