Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

HUT RI ke 81 di Tengah Duka, Warga Tanjungrejo Kenang Jasa Ketua RW Dedik

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Suasana berbeda mewarnai peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di RW 07, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Di tengah masa berkabung atas wafatnya Ketua RW 07, Dedik, warga tetap menggelar peringatan kemerdekaan.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (23/8/2026). Bukan sekadar merayakan kemerdekaan, pelaksanaan HUT RI kali ini juga menjadi bentuk penghormatan warga untuk mengenang jasa Dedik yang selama ini dikenal sebagai Ketua RW sekaligus tokoh masyarakat di lingkungan tersebut.

Nasionalisme Tetap Menyala di Tengah Duka

Pj Ketua RW 07 Kelurahan Tanjungrejo, Porwo Sujatmiko, mengatakan kegiatan HUT RI tetap dilaksanakan meski warga masih berada dalam masa berkabung selama 40 hari atas meninggalnya Dedik. Menurutnya, kondisi tersebut membuat perayaan kemerdekaan tahun ini digelar secara sederhana dengan menyesuaikan situasi lingkungan.

“Dalam masa berkabung 40 hari Bapak RW, Dedik, tetap melaksanakan HUT RI ke-81. Walaupun dengan keterbatasan, nasionalisme warga tetap menyala,” ujar Porwo.

Ia membeberkan keputusan untuk tetap menggelar kegiatan juga menjadi bentuk kebersamaan warga. Semangat memperingati kemerdekaan tidak hilang meski suasana duka masih terasa.

Tak Ada Lomba, Diganti Jalan Santai

Berbeda dengan perayaan HUT RI pada umumnya yang identik dengan berbagai perlombaan, RW 07 memilih tidak menggelar lomba tahun ini. Penyesuaian tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap suasana berkabung yang masih berlangsung di lingkungan warga. Sebagai gantinya, masyarakat mengikuti kegiatan jalan santai. Kegiatan sederhana tersebut tetap memberikan ruang bagi warga untuk berkumpul, berinteraksi dan menjaga semangat kebersamaan.

“Lomba tidak ada, karena masih masa berkabung. Jadi diganti jalan santai,” sebut Porwo.

Perayaan Kemerdekaan Sekaligus Mengenang Dedik

Ia memaparkan peringatan HUT RI di RW 07 akhirnya memiliki makna ganda. Di satu sisi, warga tetap menjaga tradisi memperingati kemerdekaan Indonesia. Di sisi lain, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang sosok Dedik yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat setempat. Keterbatasan kegiatan tidak membuat semangat warga padam. Jalan santai dipilih sebagai bentuk perayaan yang lebih sederhana dan sesuai dengan kondisi lingkungan.

“Bagi warga RW 07, peringatan kemerdekaan tahun ini bukan tentang kemeriahan lomba maupun banyaknya acara. Semangat kebangsaan justru ditunjukkan dengan tetap menjaga kebersamaan sekaligus menghormati keluarga dan masyarakat yang sedang berduka,” ungkapnya.

“Suasana tersebut membuat HUT ke-81 RI di RW 07 Tanjungrejo berlangsung dengan nuansa berbeda: nasionalisme tetap dijaga, sementara penghormatan kepada sosok Ketua RW yang telah berpulang tetap menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan,” pungkas dia.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *