google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

TDC Gagas Kolaborasi Bersama Kemenag dan BAZNAS Tebing Tinggi Perkuat Sinergi Lintas Lembaga

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Tebing Tinggi, iKoneksi.com – Upaya memperkuat pembangunan berbasis kolaborasi mulai digagas di Kota Tebing Tinggi. Tebing Tinggi Development Center (TDC) melakukan audiensi bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tebing Tinggi untuk membangun sinergi lintas lembaga dalam mendorong kemajuan daerah.

Audiensi tersebut menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi antara lembaga penggerak sosial, keagamaan, dan pembangunan masyarakat. Fokus utama pembahasan meliputi penguatan program pemberdayaan umat, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta optimalisasi potensi zakat dan kegiatan sosial keagamaan.

Direktur TDC, Abrizal Lūbis, menegaskan kolaborasi merupakan kunci dalam menghadapi tantangan pembangunan saat ini. Menurutnya, tidak ada satu lembaga pun yang bisa bekerja sendiri tanpa dukungan pihak lain.

“Kolaborasi ini penting agar program yang dijalankan lebih terarah, tepat sasaran, dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Kami ingin membangun sinergi yang berkelanjutan, bukan sekadar seremonial,” ujarnya.

Ia menambahkan, TDC hadir sebagai katalisator yang menjembatani berbagai potensi yang ada di Kota Tebing Tinggi, baik dari sisi sosial, pendidikan, maupun ekonomi berbasis keumatan.

Sementara itu, Pembina TDC, Adly Umam, menekankan pentingnya menyatukan langkah antar lembaga agar tidak terjadi tumpang tindih program.

“Kalau semua pihak bergerak sendiri-sendiri, hasilnya tidak maksimal. Tapi jika kita satukan kekuatan, dampaknya akan jauh lebih besar bagi masyarakat,” tekannya.

Dari pihak Kemenag, Kepala Kantor Kemenag Kota Tebing Tinggi, Muhammad David Saragih, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai sinergi dengan berbagai pihak sangat diperlukan untuk memperkuat program keagamaan yang lebih inklusif dan berdampak luas.

“Kami sangat terbuka terhadap kolaborasi. Program keagamaan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk dalam aspek sosial dan pemberdayaan,” ujarnya.

Menurutnya, Kemenag memiliki peran strategis dalam membina kehidupan beragama yang harmonis sekaligus mendorong nilai-nilai sosial yang konstruktif di tengah masyarakat.

Di sisi lain, Ketua BAZNAS Kota Tebing Tinggi, Khuzamri Amar, melihat kolaborasi ini sebagai peluang untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar lebih produktif.

“Potensi zakat di Tebing Tinggi sangat besar. Dengan kolaborasi yang baik, kita bisa mengarahkan bantuan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, sinergi dengan TDC dan Kemenag dapat memperluas jangkauan program BAZNAS, sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat.

Umam mengungkapkan audiensi tersebut juga menjadi langkah awal untuk merumuskan program konkret yang akan dijalankan bersama dalam waktu dekat. Beberapa inisiatif yang dibahas antara lain penguatan pendidikan keagamaan, pelatihan kewirausahaan berbasis zakat, serta program sosial untuk masyarakat rentan.

Ketiga pihak sepakat kolaborasi ini harus segera ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata yang terukur dan berkelanjutan.

“Dengan sinergi yang mulai terbangun, harapan besar muncul agar Kota Tebing Tinggi mampu mempercepat pembangunan berbasis kolaboratif yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga pemerataan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Umam.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *