google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Breaking News! Sumbagut Gelap Total, Ratusan Ribu Warga Panik

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Medan, iKoneksi.com – Pemadaman listrik berskala besar atau blackout melanda wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), memicu gangguan aktivitas di sejumlah provinsi seperti Jambi, Riau, Aceh, hingga Sumatera Utara, Sabtu (23/5/2026). Ratusan ribu masyarakat dilaporkan terdampak akibat padamnya aliran listrik yang terjadi secara serentak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait penyebab utama gangguan listrik tersebut. Namun, pemadaman yang terjadi secara luas dan hampir bersamaan memicu dugaan adanya gangguan pada sistem jaringan utama kelistrikan regional.

Di Jambi, warga mengaku pemadaman terjadi tanpa peringatan. Bryan (34), warga Kota Jambi, mengatakan listrik tiba-tiba padam saat aktivitas siang hari sedang berlangsung.

“Awalnya lampu berkedip, lalu langsung mati total. Semua aktivitas berhenti, termasuk usaha kecil di sekitar rumah,” kata dia.

Kondisi serupa juga terjadi di Riau. Sejumlah warga mengeluhkan terganggunya aktivitas rumah tangga hingga layanan digital. Siti (29), warga Pekanbaru, menyebut pemadaman berdampak pada pekerjaan yang bergantung pada jaringan internet.

“Kerja jadi terhenti, sinyal juga ikut terganggu. Ini cukup merugikan karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya,” ucap dia.

Sementara di Aceh, pemadaman listrik juga dirasakan di beberapa wilayah. Masyarakat mengaku khawatir jika kondisi ini berlangsung lama, mengingat kebutuhan listrik yang vital bagi aktivitas sehari-hari.

“Kalau lama, pasti sangat mengganggu, apalagi untuk usaha dan layanan publik,” ujar Rahmat, warga Banda Aceh.

Di Sumatera Utara, dampak blackout terlihat cukup signifikan. Sejumlah titik di Kota Medan dan sekitarnya dilaporkan mengalami pemadaman total. Aktivitas perkantoran, perdagangan, hingga lalu lintas ikut terdampak akibat lampu lalu lintas yang tidak berfungsi.

Seorang warga Kota Medan, Andi Hutasoit (41), mengungkapkan kondisi sempat menimbulkan kepanikan, terutama di pusat-pusat keramaian.

“Tiba-tiba gelap, banyak orang bingung. Apalagi di jalan, lampu merah mati, jadi rawan macet dan kecelakaan,” ujarnya.

Pemadaman listrik ini juga berdampak pada sektor usaha kecil dan menengah, terutama yang bergantung pada peralatan listrik. Pelaku usaha makanan dan minuman mengaku mengalami kerugian akibat operasional yang terhenti mendadak.

Sejumlah pihak mendesak agar penanganan dilakukan secara cepat dan transparan, termasuk penyampaian informasi kepada masyarakat terkait penyebab dan estimasi waktu pemulihan.

Hingga saat ini, masyarakat di wilayah terdampak masih menunggu pemulihan jaringan listrik secara bertahap. Sementara itu, kewaspadaan terus ditingkatkan, terutama di area publik yang berpotensi mengalami gangguan keamanan akibat pemadaman. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya keandalan sistem kelistrikan nasional, khususnya dalam mengantisipasi gangguan berskala besar yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat luas.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *