google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Sasar Semua Usia, Mahasiswa UM Gelar Edukasi Antinarkoba di Desa Randupitu

  • Bagikan
banner 468x60

Pasuruan, iKoneksi.com – Upaya mewujudkan Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, sebagai Desa Bersih Narkoba (BERSINAR) terus diperkuat. Salah satunya melalui rangkaian sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba yang digelar Tim UM Belajar Bersama Masyarakat (BBM) Semester Antara Tahun Akademik 2025/2026 Universitas Negeri Malang (UM).

Selama 20–25 Juli 2026, mahasiswa UM BBM menyasar seluruh kelompok usia, mulai anak PAUD hingga masyarakat umum. Edukasi digelar di sejumlah titik, di antaranya TK Al-Faqihiyah, PAUD Anggrek, TK Dharma Wanita, SD Randupitu, MTs/SMP NU Al-Faqihiyah, MA/SMA NU Al-Faqihiyah, hingga Cafe Kopirex untuk warga.

Ketua Tim UM BBM Desa Randupitu, Dina Aulia Fajrin mengatakan, materi disusun berbeda sesuai usia peserta agar pesan pencegahan narkoba lebih mudah dipahami.

“Untuk anak PAUD dan TK kami menggunakan dongeng dan video animasi. Sementara untuk SMP dan SMA kami menyiapkan booklet edukasi agar materinya bisa dibawa pulang dan dipelajari kembali,” ujarnya.

Menurut Dina, edukasi bagi anak usia dini lebih difokuskan pada pembentukan kebiasaan waspada, seperti tidak menerima makanan atau barang dari orang yang tidak dikenal. Sementara siswa SD diajak belajar melalui kuis interaktif, sedangkan peserta SMP mengikuti pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman setelah menerima materi.

Antusiasme paling tinggi terlihat saat sosialisasi di tingkat SMA. Dari target sekitar 110 peserta, kegiatan justru diikuti sekitar 190 siswa. Sesi tanya jawab berlangsung aktif hingga melebihi perkiraan panitia.

Puncak kegiatan berlangsung saat sosialisasi untuk masyarakat umum yang dikemas dalam bentuk semi talkshow. Tim menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Pasuruan bersama Bhabinkamtibmas. Kegiatan tersebut juga disiarkan secara langsung melalui live streaming sehingga dapat diikuti masyarakat yang tidak hadir di lokasi.

Program edukasi tersebut mendapat perhatian dari BNN. Pada 29 Juli 2026, BNN Kabupaten Pasuruan bersama perwakilan BNN RI melakukan monitoring Program Desa BERSINAR di TPS 3R PEMPES Desa Randupitu. Kegiatan itu dihadiri pemerintah desa, Komunitas PEMPES, dan mahasiswa UM BBM.

Kepala BNN Kabupaten Pasuruan, Masduki mengapresiasi komitmen Pemerintah Desa Randupitu dalam membangun lingkungan yang aktif dan produktif sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Lingkungan desa yang aktif dan produktif menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan Desa BERSINAR yang tangguh terhadap penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba,” katanya.

Selama pelaksanaan program, tim sempat menghadapi kendala teknis berupa proyektor dan pengeras suara yang kurang optimal saat sosialisasi di SMA. Selain itu, jumlah peserta yang membludak membuat panitia harus menata ulang tempat duduk. Tim juga mencatat masih ada sebagian pelajar SMP yang mengaku pernah mencoba rokok maupun vape, sehingga menjadi pengingat pentingnya edukasi mengenai zat adiktif sejak usia dini.

Tim juga menyusun buku panduan bahaya narkoba bagi masyarakat serta booklet “Kenali Narkoba, Lindungi Masa Depanmu!” yang disesuaikan dengan setiap jenjang pendidikan. Melalui luaran tersebut, mahasiswa berharap edukasi dapat terus berlanjut dan menjadi salah satu bentuk dukungan bagi Desa Randupitu dalam memperkuat statusnya sebagai Desa BERSINAR binaan BNN.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *