google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Tim Underdog DPC PDIP Kabupaten Langkat Bikin Kejutan, Lolos Semifinal Soekarno Cup

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Serdang Bedagai, iKoneksi.com – Kejutan besar terjadi pada Liga Kampung Soekarno Cup U-17 DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara. PS DPC PDI Perjuangan Kabupaten Langkat yang sejak awal tidak banyak diperhitungkan sukses mengamankan tiket semifinal usai menundukkan PS DPC PDI Perjuangan Tapanuli Utara dengan skor tipis 1-0 di Lapangan PT Fajar Agung, Sabtu (6/6/2026).

Gol tunggal kemenangan Banteng Langkat dicetak Dana, pemain bernomor punggung 17, dalam laga penentuan babak penyisihan yang berlangsung sengit. Hasil tersebut sekaligus memastikan langkah Langkat ke empat besar dan membuat ratusan penonton yang memadati arena pertandingan terpukau.

Keberhasilan tim muda Langkat menjadi sorotan tersendiri. Berstatus sebagai tim underdog, mereka justru mampu menyingkirkan keraguan banyak pihak dan tampil konsisten hingga mengamankan satu tempat di babak semifinal.

Perjalanan tim muda Banteng Langkat menuju semifinal tidaklah mudah. Pada laga pembuka, mereka harus mengakui keunggulan tim U-17 DPC PDI Perjuangan Binjai dengan skor 2-3.

Namun kekalahan tersebut justru menjadi pemicu kebangkitan. Pada pertandingan berikutnya, skuad asuhan pelatih Dian tampil impresif dengan membungkam tim U-17 DPC PDI Perjuangan Tebing Tinggi melalui kemenangan telak 5-0.

Romelta: Mental Bertanding Anak-anak Luar Biasa

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Langkat, Romelta Ginting, mengaku bangga dengan perjuangan para pemain muda yang tampil penuh determinasi sepanjang pertandingan.

Menurutnya, kemenangan atas Tapanuli Utara menjadi bukti bahwa kerja keras dan mental pantang menyerah mampu mengalahkan segala keterbatasan.

“Kemenangan melawan DPC PDI Perjuangan Tapanuli Utara sungguh luar biasa. Saya tidak menyangka mental bertarung anak-anak kita begitu kuat dan pantang menyerah,” kata Romelta.

Ia berharap langkah Banteng Langkat tidak berhenti di semifinal. Romelta menargetkan timnya mampu menembus final, merebut trofi Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, sekaligus mewakili Sumatera Utara pada ajang nasional Soekarno Cup di Surabaya.

“Saya berharap tim ini bisa melangkah ke final, meraih trofi Ketua DPD, dan nantinya menjadi wakil Sumatera Utara pada ajang nasional di Surabaya,” lugas Wakil Ketua DPRD Kabupaten Langkat itu.

Matthew Diemas: PS DPC PDIP Langkat Merupakan Tim Underdog

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Langkat, Matthew Diemas Bastanta, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pemain dan tim pelatih. Meski meraih kemenangan penting, pihak manajemen tetap menempatkan pembinaan pemain muda sebagai tujuan utama keikutsertaan dalam turnamen.

“Kami tetap fokus pada proses pembinaan. Turnamen ini menjadi kesempatan berharga bagi pemain muda untuk menambah pengalaman dan menunjukkan kualitas mereka. Alhamdulillah, hari ini kami bisa meraih kemenangan 1-0 dan hasil ini menjadi modal positif menghadapi pertandingan berikutnya,” ujar Matthew.

Modal Semangat, Bukan Pemain Senior

Matthew mengungkapkan perjalanan Banteng Langkat menuju semifinal tidak diraih dengan persiapan ideal. Tim hanya memiliki waktu kurang dari dua pekan untuk melakukan persiapan sebelum turnamen dimulai.

“Tidak hanya itu, Langkat juga tidak diperkuat pemain senior. Seluruh skuad merupakan pemain muda hasil pembinaan sekolah sepak bola (SSB) yang tersebar di berbagai kampung di Kabupaten Langkat,” jelasnya.

Ia menegaskan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Langkat awalnya bermodalkan semangat perjuangan, banteng langkat siap bertarung di soekarno cup sumut dan siap melaju ke tingkat nasional di jawa timur nanti

Menurutnya, kondisi tersebut justru menjadi kekuatan tersendiri. Para pemain datang dengan semangat tinggi untuk membuktikan kemampuan mereka di atas lapangan.

“Persiapan kami memang kurang dari dua minggu. Kami juga tidak membawa pemain senior. Semua pemain adalah hasil pembinaan SSB yang ada di kampung-kampung. Mereka yang kami percaya untuk bertanding di Soekarno Cup,” katanya.

Matthew menekankan kekuatan utama tim bukan terletak pada pengalaman, melainkan mental bertanding dan semangat juang para pemain muda.

“Kami tidak punya pemain senior. Kekuatan kami adalah semangat para pemain muda yang ingin membuktikan kemampuan mereka di lapangan,” tegasnya.

Strategi Menyerang Berbuah Tiket Semifinal

Menghadapi laga hidup-mati melawan Tapanuli Utara, Banteng Langkat memilih tampil menyerang sejak menit awal. Kemenangan menjadi target mutlak demi menjaga peluang lolos ke semifinal.

“Tim pelatih menerapkan strategi agresif dengan menurunkan tiga penyerang sekaligus dan hanya menyisakan tiga pemain bertahan. Keputusan berani tersebut terbukti efektif setelah gol Dana menjadi pembeda hingga peluit panjang dibunyikan,” sebutnya.

Meski demikian, Matthew enggan membahas strategi yang akan digunakan pada babak semifinal. Ia menyerahkan sepenuhnya urusan teknis kepada tim pelatih.

“Untuk pertandingan semifinal, kami percayakan sepenuhnya kepada pelatih. Beliaulah yang paling memahami kondisi tim dan strategi yang tepat untuk membawa Banteng Langkat lolos ke final,” ungkap anggota DPRD Kabupaten Langkat itu.

“Dan di partai semi final nanti banteng langkat siap bertarung habis habisan dengan siapapun lawan nya untuk meraih kemenangan menuju final,” tutupnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *