google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

HIPKI, HISPPI dan FPLKP Kota Malang Perkuat Mutu Pendidikan Nonformal Lewat Apresiasi Instruktur 2026

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan nonformal terus diperkuat oleh Himpunan Penyelenggara Kursus Indonesia (HIPKI) Kota Malang, Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (HISPPI) Kota Malang, serta Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (FPLKP) Kota Malang.

Ketiga organisasi tersebut kembali menunjukkan perannya sebagai mitra strategis pemerintah melalui penyelenggaraan Lomba Apresiasi Instruktur LKP Kota Malang Tahun 2026 yang digelar bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Semarak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal (PNF) Tahun 2026, sekaligus menjadi wadah penghargaan bagi para instruktur lembaga kursus dan pelatihan (LKP) yang selama ini berperan langsung mencetak sumber daya manusia terampil dan siap bersaing.

Ketua Panitia, Dr. Syaifuddin Fahmi, S.Sos., M.M., menjelaskan apresiasi terhadap instruktur merupakan langkah penting dalam membangun budaya mutu di lingkungan pendidikan nonformal.

Menurutnya, instruktur bukan sekadar pengajar, tetapi juga menjadi motor penggerak lahirnya lulusan yang kompeten, produktif, dan mampu menjawab kebutuhan dunia usaha maupun dunia industri.

Seleksi Ketat Hingga Puncak Penghargaan

Fahmi membeberkan rangkaian kegiatan diawali dengan Seminar dan Lomba Apresiasi Instruktur LKP Kota Malang yang diselenggarakan pada 20 Juni 2026 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengikuti proses penilaian yang menitikberatkan pada kompetensi profesional, kemampuan pedagogik, inovasi pembelajaran, hingga kontribusi terhadap pengembangan pendidikan nonformal.

“Setelah melalui proses seleksi dan penjurian, para pemenang akhirnya diumumkan dan menerima penghargaan pada acara puncak Semarak PAUD dan Pendidikan Nonformal Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) Malang, Kamis (23/7/2026),” ucap Fahmi.

Ia menegaskan ajang tersebut tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum berbagi praktik baik antar lembaga kursus dan pelatihan di Kota Malang.

Instruktur Profesional Jadi Kunci Daya Saing

HIPKI Kota Malang, HISPPI Kota Malang, dan FPLKP Kota Malang menegaskan bahwa peningkatan kualitas instruktur merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia unggul. Ketiga organisasi meyakini instruktur yang profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menghadirkan inovasi pembelajaran akan menjadi faktor utama dalam meningkatkan kualitas lulusan LKP.

“Di tengah perubahan dunia kerja yang berlangsung sangat cepat, lembaga kursus dan pelatihan dituntut mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Karena itu, kompetensi instruktur tidak boleh berhenti pada kemampuan mengajar semata, tetapi juga harus mampu membangun karakter, keterampilan kewirausahaan, dan kemampuan adaptasi peserta didik terhadap perkembangan zaman,” papar dia.

Bangun Jejaring dan Budaya Mutu Berkelanjutan

Fahmi menegaskan lebih dari sekadar lomba, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat jejaring antar-LKP di Kota Malang. Kolaborasi yang terbangun antara organisasi profesi, pemerintah daerah, dan pengelola lembaga kursus diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan nonformal yang semakin berkualitas dan berdaya saing.

“Melalui forum ini, para instruktur dapat saling berbagi pengalaman, metode pembelajaran, serta strategi menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Sinergi tersebut dinilai penting agar pendidikan nonformal tidak hanya menjadi alternatif, tetapi juga mampu menjadi pilihan utama masyarakat dalam meningkatkan kompetensi kerja maupun kemampuan berwirausaha,” bebernya.

Komitmen Berkelanjutan untuk SDM Unggul

Dia berharap Lomba Apresiasi Instruktur LKP Kota Malang dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan nonformal. Selain mendorong peningkatan kompetensi profesional, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat kompetensi sosial, pedagogik, serta kewirausahaan para instruktur.

“Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi panitia dari unsur HIPKI Kota Malang, HISPPI Kota Malang, dan FPLKP Kota Malang yang selama ini aktif mendorong penguatan mutu lembaga kursus dan pelatihan. Dengan semangat kolaborasi tersebut, HIPKI Kota Malang, HISPPI Kota Malang, dan FPLKP Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan nonformal sebagai salah satu pilar penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul, siap kerja, siap berwirausaha, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah dan nasional,” pungkas dia.

Sebagai informasi keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama panitia yang terdiri dari unsur HIPKI Kota Malang, HISPPI Kota Malang, dan FPLKP Kota Malang, yaitu:

Dr. Syaifuddin Fahmi, S.Sos., M.M.
Drs. H. Sultoni Arifin
Ir. Wiwin Indah Lestari
Ir. Yudi Lasmono
Nur Hidayati, S.AP., S.Ud.
Yunida Paramita, S.AB.
Dani Miranda, S.E., M.Pd., Dipl. CIDESCO
Novia Ira Maulana, S.Pd., M.M., M.Pd.
Yuliati, Dra., M.Si.
Dyah Retno S., S.T.
Annisa Puteri Kusuma Lestari, S.Pd.
Cicik Winarni Herlambang, S.Pd., M.Pd.
Henny Nurhandayani
Robby Aditya
Marini Wijaya

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *