google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Wali Kota Kukuhkan Dewan Pendidikan Kota Malang 2026-2030, Siap Kawal Mutu Pendidikan

  • Bagikan
Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., secara resmi mengukuhkan Dewan Pendidikan Kota Malang periode 2026-2030 dalam rangkaian kegiatan Puncak Semarak PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) 2026 di BBPPMPV BOE Kota Malang, Kamis (23/7/2026)(Aisyah Dyah Novayanti Suep/iKoneksi.com)
banner 468x60
Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., secara resmi mengukuhkan Dewan Pendidikan Kota Malang periode 2026-2030 dalam rangkaian kegiatan Puncak Semarak PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) 2026 di BBPPMPV BOE Kota Malang, Kamis (23/7/2026)(Aisyah Dyah Novayanti Suep/iKoneksi.com)

Kota Malang, iKoneksi.com – Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., secara resmi mengukuhkan Dewan Pendidikan Kota Malang periode 2026-2030 dalam rangkaian kegiatan Puncak Semarak PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) 2026 di BBPPMPV BOE Kota Malang, Kamis (23/7/2026). Sebanyak 11 anggota Dewan Pendidikan dikukuhkan untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal kualitas pendidikan di Kota Malang.

Pengukuhan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemkot Malang dalam memperkuat tata kelola pendidikan yang melibatkan partisipasi masyarakat, akademisi, hingga organisasi profesi.

Wahyu Hidayat mengatakan amanah yang diemban Dewan Pendidikan bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar dalam mengawal mutu pendidikan dan menjadi jembatan antara pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, serta dunia usaha.

“Amanah ini tentu menjadi tanggung jawab besar untuk ikut mengawal mutu pendidikan, memperkuat partisipasi masyarakat serta menjadi jembatan antara pemerintah, satuan pendidikan, orang tua dan dunia usaha dalam memajukan pendidikan di Kota Malang,” ujarnya.

Ia menilai Kota Malang telah menjadi salah satu tujuan utama pendidikan di Indonesia. Tidak hanya perguruan tinggi, jenjang pendidikan mulai dari TK hingga SMA/SMK di Kota Malang juga menjadi daya tarik bagi masyarakat dari berbagai daerah.

Menurutnya, keberhasilan Kota Malang sebagai kota pendidikan harus terus dijaga melalui kolaborasi seluruh pihak, termasuk Dewan Pendidikan yang baru dikukuhkan.

“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Semua OPD memiliki tanggung jawab yang sama dalam memajukan pendidikan di Kota Malang,” tegasnya.

Wahyu menyebut pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berdaya saing dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, mengatakan pengukuhan Dewan Pendidikan merupakan salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut. Sebanyak 11 anggota Dewan Pendidikan telah melalui proses seleksi sebelum akhirnya ditetapkan untuk periode 2026-2030.

Selain mengawal mutu pendidikan formal, Dewan Pendidikan juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pendidikan formal dan nonformal di Kota Malang.

“Dewan Pendidikan diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah yang menguatkan sinergi antarpemangku kepentingan sekaligus memberikan masukan konstruktif bagi peningkatan mutu pendidikan,” ungkapnya.

Suwarjana menambahkan, Kota Malang memiliki potensi besar sebagai kota pendidikan yang ditunjang oleh keberadaan berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan berkualitas.

“Karena itu, Dewan Pendidikan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga reputasi Kota Malang sebagai kota pendidikan di tingkat nasional maupun internasional,” lugasnya menutup wawancara.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *