google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Banyu Biru: Revolusi Belum Selesai, Pemuda Harus Turun Tangan Menentukan Masa Depan Indonesia

  • Bagikan
Banyu Biru Djarot saat menjadi pembicara dalam kegiatan RedTalk memperingati Bulan Bung Karno di 38Street Mojokerto, Sabtu (27/6/2026)
banner 468x60
Banyu Biru Djarot saat menjadi pembicara dalam kegiatan RedTalk memperingati Bulan Bung Karno di 38Street Mojokerto, Sabtu (27/6/2026)

Kota Mojokerto, iKoneksi.com – Anggota DPR RI Banyu Biru Djarot mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton perkembangan bangsa, melainkan ikut terlibat aktif dalam berbagai sektor kehidupan saat menjadi pembicara dalam kegiatan RedTalk memperingati Bulan Bung Karno di 38Street Mojokerto, Sabtu (27/6/2026) malam. Melalui forum yang dihadiri sekitar 100 pemuda se-Kecamatan Prajuritkulon itu, Banyu menegaskan bahwa masa depan Indonesia berada di tangan anak muda yang berani mengambil peran dan memahami nilai perjuangan Bung Karno.

Menurut Banyu, Bulan Bung Karno bukan sekadar momentum mengenang sosok proklamator, tetapi menjadi ruang untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan yang relevan dengan tantangan masa kini.

“Kenapa temanya pemuda? Karena pemuda adalah kunci masa depan. Target kegiatan ini adalah menyadarkan dan mengajak para pemuda agar semakin aktif berpartisipasi dalam segala lini kehidupan berbangsa sesuai bidang dan kapasitas masing-masing. Intinya kita mengajak para pemuda untuk mengaktualisasikan diri demi Merah Putih yang lebih jaya,” kata Banyu.

Dalam paparannya, Banyu menilai konsep Level Up Indonesia yang diangkat dalam RedTalk bukan sekadar slogan, melainkan ajakan agar generasi muda meningkatkan kualitas diri melalui pemahaman ideologi, ekonomi, politik, dan budaya.

“Level up itu naik kelas. Naik kelas harus tahu caranya. Caranya adalah memahami metode perjuangan yang jelas dan ajaran Bung Karno yang jelas. Kita mengenal Trisakti, berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Bung Karno mengingatkan bahwa revolusi belum selesai, perjuangan bangsa ini masih panjang. Karena itu pemuda tidak boleh apatis, harus ikut terlibat membangun Indonesia,” ujarnya.

Banyu juga menekankan Pancasila tetap menjadi fondasi penting bagi Indonesia di tengah derasnya arus globalisasi. Menurutnya, nilai-nilai yang digali Bung Karno merupakan ideologi hidup yang tetap relevan untuk menjawab tantangan zaman.

“Pancasila adalah living ideology. Sangat relevan dengan kehidupan masa lalu, masa sekarang, maupun masa depan. Ini fondasi utama nation and character building yang diajarkan Bung Karno agar Indonesia memiliki jalannya sendiri di tengah perkembangan dunia,” tegasnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *